Berita Tabalong

Libatkan Pelajar Program GSMS, Karnaval Seni Tabalong Berbudaya Berlangsung Semarak

Karnaval Seni Tabalong berbudaya dan pentas kreatif anak bangsa digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Masyarakat antusias menyaksikan karnaval seni GSMS Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Karnaval Seni Tabalong berbudaya dan pentas kreatif anak bangsa digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (18/9/2022) pagi.

Melibatkan pulihan pelajar SD dan SLTP yang masuk dalam program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS), event ini berhasil menarik perhatian masyarakat.

Ruas jalan yang dipilih menjadi jadi rute karnaval, dari depan kantor Golkar di Jln PHM Noor hingga Pendopo Bersinar dipenuhi warga.

Terlebih saat minggu pagi kawasan Pendopo Bersinar memang selalu ramai dengan warrga yang berolahraga dan santai.

Baca juga: Monitoring Simpora, Kakanwil Kemenkumham Kalsel Sambangi PT Conch di Tabalong

Baca juga: Tari Tradisional dan Kuntau Semarakkan Gelaran Muscab VI BPC Hipmi Kabupaten Tabalong

Sehingga kehadiran para pelajar dan pawadahan Utuh Diyang Tanjung dengan kostum khusus ini semakin menambah ramai suasana.

Begitu pula saat pelaksanaan pentas kreatif anak bangsa di dalam gedung Pendopo Bersinar, juga tak kalah semarak.

Warga berjubel untuk bisa menyaksikan pelajar yang tampil secara bergiliran untuk membawakan tari-tarian musik tradisional, madihin dan kesenian daerah lainnya.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong, Masdulhak Abdi, karnaval dan pentas seni ini merupakan puncak dari program GSMS yang sudah berjalan.

Dalam program GSMS ini seniman yang dilibatkan melakukan pembinaan ke sekolah untuk pengembangan seni, mulai dari tari, teater dan musik sebanyak 18 kali pertemuan.

"Setelah 18 kali pertemuan, di pertemuan ke-19 inilah yang jadi puncaknya berupa pementasan hasil karya dari binaan seniman tersebut," katanya.

Selain itu agar seni budaya ini semakin dikenal masyarakat dan bisa diketahui tetap bisa eksis, maka digelar pula karnaval seni Tabalong berbudaya.

Kostum tradisional yang dikenakan pelajar peserta karnaval seni budaya GSMS Tabalong.
Kostum tradisional yang dikenakan pelajar peserta karnaval seni budaya GSMS Tabalong. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

"Alhamdulillah kerjasama dari para seniman di Tabalong juga sangat kuat," ucapnya.

Disampaikannnya juga, GSMS ini merupakan program nasional dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek yang menunjuk hanya 25 daerah se Indonesia.

Baca juga: Uji Ketangkasan Petugas Pemasyarakatan se Kalsel di Tabalong, Padamkan Api dan Bongkar Pasang Senpi

Dari 25 daerah itu termasuk Tabalong dan juga menjadi  satu-satunya kabupaten di Kalsel yang mendapat kepercayaan menjalankan program GSMS.

"Total ada 11 sekolah yang masuk GSMS ini dari SD dan SMP serta melibatkan 11 seniman dam asistennya," ujar Abdi.

Melalui GSMS ini pihaknya komitmen membuat sebuah karya sebagai bukti seninam bergerak, bukan hanya sekadar mengejarkan tetapi memberi wadah untuk bisa menampilkan hasil karyanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved