Piala Dunia 2022

Masalah Krusial Timnas Inggris di Piala Dunia 2022 Qatar, Kebugaran Pemain Jadi Kuncinya

Gareth Southgate dikabarkan akan menghadapi situasi sulit bagi timnas Inggris yang kelelahan ke Piala Dunia 2022 di Qatar.

Penulis: Aprianto | Editor: Khairil Rahim
JUSTIN TALLIS / POOL / AFP
Para pemain Inggris merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark di Stadion Wembley di London pada 7 Juli 2021. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Timnas Inggris harus berjuang soal kebugaran pemain di ajang Piala Dunia 2022. Ini kata pakarnya, Raymond Verheijen.

Gareth Southgate dikabarkan akan menghadapi situasi sulit bagi timnas Inggris yang kelelahan ke Piala Dunia 2022 di Qatar.

Hal itu disampaikan pelatih fisik dan kebugaran terkenal Raymond Verheijen yang telah mengikuti empat dari lima turnamen internasional terakhir bersama Belanda, Korea Selatan, dan Rusia.

Pelatih asal Belanda itu berpikir bos Inggris Southgate memiliki tindakan penyeimbang yang mustahil.

Baca juga: Piala Dunia 2022 Jadi yang Terakhir, Bintang Argentina & PSG Lionel Messi Justru Dapat Doa Buruk

Baca juga: 6 Pemain Top Liga Inggris Tersingkir dari Timnas Inggris di Piala Dunia 2022 Qatar, Ini Daftarnya

Baca juga: Sebab Duo Striker Man United Diasingkan Timnas Inggris Piala Dunia 2022 Qatar, Ini Skuad Southgate

Para pemain di clubnya masing-masing telah mengumpulkan lebih dari 30 pertandingan sejak awal musim domestik dan Eropa jelang Piala Dunia 2022 Qatar

Itu berarti Southgate dan tim medis mereka sudah akan menghadapinya pada saat mereka memulai pertandingan melawan Iran pada 21 November pukul 1 siang.

"Anda tidak harus menjadi Einstein untuk memahami bahwa persiapan satu minggu untuk pertandingan Piala Dunia terlalu singkat," kata Raymond Verheijen, Minggu, (18/9/2022) dikutip dari Sportmole.

Mantan asisten Wales ini mengatakan akan ada konsekuensinya terkait dengan kondisi fisik dan kebugaran pemain.

"Pertandingan di fase grup pada dasarnya akan menjadi pertandingan persahabatan yang biasanya dimainkan tim dalam persiapan dan kemudian turnamen benar-benar dimulai di babak sistem gugur," lanjutnya.

Hal terakhir yang harus dilakukan staf pelatih dikatakannya adalah mencoba memeras fisik pemain dalam satu minggu, apa yang biasanya mereka lakukan dalam dua hingga tiga minggu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved