Kriminalitas Banjarmasin

Celurit Jari Tetangga Hingga Terluka Parah, Pria Banjarmasin Ini Ditangkap di Tanbu Kalsel

Pria Banjarmasin berinsial HR (33) diringkus jajaran Polsekta Banjarmasin Selatan pasca insiden penyerangan dengan celurit terhadap tetangganya

Penulis: Noor Masrida | Editor: Hari Widodo
Polsek Banjarmasin Selatan untuk BPost
HR (33) diringkus anggota Polsek Banjarmasin Selatan di Tanbu pada Rabu, 14 September 2022 pukul 10.30 WITA setelah menyerang tetangganya hingga alami luka di jari. (Kanan) Jari tangan korban yang terluka akibat disabet celurit oleh pelaku. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pria Banjarmasin berinsial HR (33) akhirnya berhasil diringkus jajaran kepolisian Polsekta Banjarmasin Selatan.

Warga Kompleks Nusa Indah Gang.1 Ujung Pandang kelurahan Pekauman, Banjarmasin Selatan ditangkap setelah mengamuk dan menebaskan celurit pada sang korban yakni Heni Adelina (29) warga jalan Mutiara Dalam RT 11 Kelayan Selatan, Banjarmasin Selatan.

Akibatnya, wanita itu mengalami luka-luka pada bagian jari - jari tangan sebelah kiri, dan bagian telapak tangan bagian sebelah kanan. 

Penangkapan HR ini pun akhirnya diungkap Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol H Idit Aditya, Senin (19/9/2022). 

"HR ditangkap pada Rabu tanggal 14 September 2022 pukul 10.30 WITA, oleh tim gabungan dari unit Opsnal Polsekta Banjarmasin Selatan diback up oleh Tim Subdit 3 Resmob Polda Kalsel, Tim Resmob Polres Tanah Bumbu," ujar Kapolsek.

Baca juga: Pria di Jambi Ini Tewas Ditangan Tetangga, Sang Kakak Alami Luka di Kaki

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel - Rumah Makan Lokasi Kejadian Guru Ditikam di Satui Langsung Sepi

Baca juga: Dilaporkan Lakukan Penganiayaan, Pemuda di Tabalong Diciduk Polisi di Rumah, Motifnya Gegara Ini

Ia berhasil diringkus setelah anggota melakukan penyelidikan di sebuah rumah di Desa Manunggal Jalan Karang Bintang Blok A Kecamatan Karang Bintang Kabupaten Tanah Bumbu.

Adapun pemicu HR sampai nekad melukai korban lantaran cekcok yang terjadi Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 16.30 Wita di rumah korban. 

Sore itu, pelaku dan istrinya mendatangi kediaman Heni, protes karena alarm sepeda listrik korban yang tak kunjung berhenti bersuara. 

Rupanya dari hal tersebut berbuah pertengkaran hingga pelaku mengancam untuk mengambil senjata tajam (sajam) . 

"Pelaku ini ada berucap 'hadangi kam aku meambil arit'," ujar Kapolsek mencontohkan. 

Benar saja, HR tidak main-main dengan ucapannya. Ia pulang ke rumah mengambil dua sajam jenis celurit dan kembali ke lokasi lalu menyerang korban. 

Baca juga: Keroyok Seteru Usai Hiburan di Kafe Jalan Trikora, 4 Remaja di Banjarbaru Kalsel Ini Mengaku Mabuk

"Pelaku langsung mengayunkan kedua senjata jenis celurit ini kepada korban, kemudian korban dengan reflek menangkis menggunakan kedua tangannya hingga terluka," sambung Kompol Idit. 

Setelah menyerang Heni, HR langsung meninggalkan lokasi. Sementara korban dan suaminya melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi. (Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved