Dispersip Kalsel

Komisi I DPRD Kotabaru Puji Layanan dan Kelengkapan Fasilitas Perpustakaan Palnam Banjarmasin

Nyamannya pelayanan dan lengkapnya sarana prasarana Perpustakaan Palnam Banjarmasin mendapat pujian rombongan Komisi I DPRD Kotabaru.

Editor: Eka Dinayanti
dispersip kalsel
Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru dan rombongan ke Perpustakaan Palnam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nyamannya pelayanan dan lengkapnya sarana prasarana Perpustakaan Palnam Banjarmasin mendapat pujian rombongan Komisi I DPRD Kotabaru.

Rombongan wakil rakyat dari Bumi Saijaan itu melakukan kunjungan dipimpin Ketua Komisi I, Gewsima Megaputra disambut Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan, Riza Fahlevi beserta staf kearsipan lainnya.

Tujuan kunjungan itu, Gewsima mengatakan, ingin konsultasi terkait proses digitalisasi kearsipan.

“Dari hasil kunjungan ini kami mengetahui bahwa pihak Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) telah menyediakan platform SRIKANDI yang telah terintegrasi sampai ke tingkat kabupaten,” kata Gewsima di Banjarmasin, Kamis (15/9/2022).

Selain proses digitalisasi kearsipan, Gewsima juga berkonsultasi terkait pembangunan Depo Arsip di Kabupaten Kotabaru.

Gewsima menambahkan, saat ini kondisi kearsipan di Kabupaten Kotabaru masih banyak yang perlu dibenahi, mengingat saat ini di Kotabaru juga sedang melakukan transisi pendigitalisasian kearsipan.

“Saat ini kita juga sedang berproses menyiapkan server yang besar di Kominfo setempat guna menunjang kinerja kearsipan di Kotabaru,” ucap Gewsima.

Sementara itu, terkait dengan digitalisasi kearsipan, Riza Fahlevi menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalsel dalam hal ini Dispersip Kalsel juga sedang dalam tahap ujicoba pendigitalisasian kearsipan.

“Jadi digitalisasi kearsipan ini kita juga sedang lakukan uji coba di tujuh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel. Saat ini masih terus berjalan dan sambil kita lakukan evaluasi dimana kekurangannya,” kata Riza.

Riza menambahkan, berdasarkan SK empat Menteri ANRI mengharapkan pendigitalisasian kearsipan ini bisa dilaksanakan pada 2023 mendatang.

“Tapi ini kelihatannya masih berat, karena sarana dan SDM kita masih belum siap. Meskipun begitu kami akan berusaha semaksimal mungkin agar hal ini bisa dilakukan secepatnya, sesuai dengan arahan Sekretaris Daerah Kalsel,” ujar Riza. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved