Ekonomi dan Bisnis

Nelayan Kalimantan Selatan Tetap Minta Nelayan Jateng Tak Masuk Perairan Kalsel Radius 30 Mil

Keinginan nelayan Kalsel agar nelayan Jateng jangan masuk 30 mil perairan Kalimantan Selatan tak terwujud. Dislautkan Kalsel minta jangan ada anarkis.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
DISLAUTKAN KALSEL UNTUK BPOST
Pertemuan nelayan Kalimantan Selatan dan Jawa Tengah di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pertemuan jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan dan Dislautkan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) beberapa waktu lalu, tak mencapai titik temu.

Keinginan nelayan Kalimantan Selatan agar nelayan Jateng tak masuk ke perairan Kalsel radius 30 mil, tak bisa terpenuhi.

Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, Selasa (20/9/2022), mengatakan, pihaknya tetap teguh agar nelayan Jateng tak masuk ke perairan radius 30 mil dari garis pantai laut surut terdalam Provinsi Kalimantan Selatan.

"Ini sesuai aspirasi nelayan kita dari HNSI Kalsel agar nelayan Jateng tidak masuk ke perairan kita. Karena, nelayan kita mempunyai kapal dan alat tangkap yang masih tradisional. Berbeda dengan nelayan Jateng," urainya.

Kesepakatan antara Kalsel dan Jateng terkait konflik nelayan, ujarnya, memang sudah sepakat untuk mewujudkan keamanan dan ketentraman pemanfaatan sumber daya ikan.

Baca juga: Warga Kalsel Ahmadi Noor Supit Terpilih Jadi Anggota BPK RI, Istri di Banjarmasin Ucap Syukur

Baca juga: Penjual Kayu di Banjarmasin Ini Sebut Usaha Makin Lesu, Sudah Dirasakan Sejak 3 Tahun Terakhir

Namun untuk batas penangkapan kapal Jateng ke arah Kalsel, masih belum selesai.

"Segera kami jadwalkan pertemuan lanjutan untuk membahas ini," ujarnya.

Pemerintah provinsi bersama pemerintah pusat, ujar Rusdi, dalam hal ini hanya memfasilitasi.

Sedangkan kesepakatan, ada di tangan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalsel dan Jateng.

Selain memasuki perairan Kalimantan Selatan, ujar Rusdi, konflik antara nelayan Kalsel dan nelayan Jateng hingga berujung pembakaran kapal nelayan oleh nelayan Kalsel.

Baca juga: Harga Jadi Mahal, Para Wanita di Banjarmasin Ini Beli Produk Kecantikan Secukupnya

Baca juga: Harga Elpiji 3 KG Alami Lonjakan di Eceran, Disdag Tapin Sebut Ada Pengurangan Pasokan di Pangkalan

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved