Berita Tabalong

Pendaftaran Panwaslu Kecamatan Dimulai Besok, Bawaslu Tabalong akan Rekrut 36 Orang

Bawaslu Kabupaten Tabalong sejak jauh-jauh hari telah lakukan persiapan untuk memfasilitasi penerimaan pengawas adhoc.

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Meja penerima berkas Panwaslu Kecamatan dan petugas telah disiapkan Bawaslu Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Tahapan pendaftaran untum pembentukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan akan dimulai besok, Rabu (21/9/2022).

Bawaslu Kabupaten Tabalong sejak jauh-jauh hari telah lakukan persiapan untuk memfasilitasi penerimaan pengawas adhoc ini

Selain menggencarkan sosialisasi baik lewat, spanduk, media massa dan medsos, kesiapan untuk memulai tahapan pendaftaran juga telah dilakukan.

Saat ini meja khusus bertuliskan “Penerimaan Berkas Panwaslu Kecamatan“ beserta petugas telah disiapkan di ruang depan Kantor Bawaslu Tabalong.

Baca juga: Kampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Ratusan Pramuka di Tabalong Gelar Pawai Germas

Baca juga: Pantau Pelaksanaan di Tiga Sekolah, Bupati Tabalong Sebut ANBK Mengukur Efektivitas Pembelajaran

Untuk di Kabupaten Tabalong sesuai jumlah kecamatan yang ada, maka ada dibentuk sebanyak 12 pengawas adhoc, masing-masing terdiri dari tiga orang sehingga total yang direkrut 36 orang.

Anggota Bawaslu Tabalong, M Fahmi Failasopa, Selasa (20/9/2022) mengatakan, pendaftaran dan penerimaan berkas calon anggota Panwaslu Kecamatan dilaksanakan pada tanggal 21-27 September 2022.

Ini berdasarkan Surat Ketua Bawaslu RI Nomor 352 Tahun 2022 perihal pembentukan Panwaslu tingkat Kecamatan pada Pemilu Serentak 2024.

Koordiv Pengawasan, Humas, dan Hubal, Bawaslu Tabalong ini mengatakan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri sebagai anggota Panwaslu Kecamatan.

Di antaranya dengan mengacu pada Surat Ketua Bawaslu RI Nomor 314 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembentukan Panwaslu Kecamatan, saat pendaftaran berusia paling rendah 25 tahun.

Kemudian harus berdomisili di wilayah Kabupaten Tabalong yang dibuktikan dengan KTP elektronik.

"Sebagaimana diatur dalam UU Pemilu, syarat menjadi pengawas pemilu tidak pernah menjadi anggota parpol atau telah mengundurkan diri dari keanggotaan parpol sekurang-kurangnya lima tahun saat mendaftar," tambahnya

Termasuk pendaftar tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota DPR, DPD, dan DPRD, serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah pada Pemilu dan Pemilihan terakhir.

Baca juga: Di Simpang Empat Plaza Pelayanan Publik Terbukti Mudahkan Masyarakat, Besok di Gambut Diresmikan

Baca juga: Ops Bina Karuna 2022, Bhabinkamtibmas Polsek KPL Imbau Waspada Bencana Alam

Kemudian calon anggota Panwaslu Kecamatan, selain berintegritas, kuat, jujur dan adil, juga bersedia bekerja penuh waktu dan tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, BUMN/BUMD selama masa keanggotaan apabila terpilih.

Lalu, bagi yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maka harus mendapatkan izin dari atasannya langsung saat mendaftar calon anggota Panwaslu Kecamatan.

"Bagi yang ingin mendapatkan formulir yang jadi dokumen persyaratan bisa mengakses
http://bit.ly/panwaslukecamatan2024, semuanya sudah tersedia di sana," ujarnya.

Fahmi juga menyebutkan minat cukup tinggi dilihat dari banyaknya masyarakat yang bertanya secara langsung ke pokja maupun lewat medsos terkait penerimaan Panwaslu Kecamatan ini.

"Kami berharap minimal pelamar 9 orang tiap kecamatan dan keterwakilan perempuan setidaknya bisa mencapai 30 persen, syukur-syukur bisa lebih," tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved