Berita Banjarmasin

Warga Kalsel Ahmadi Noor Supit Terpilih Jadi Anggota BPK RI, Istri di Banjarmasin Ucap Syukur

Hj Dewi Damayanti Said yang juga anggota DPRD Kalsel bersyukur suaminya, Ahmadi Noor Supit, kader Golkar di DPR RI terpilih jadi anggota BPK RI.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
istimewa
Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), H Ahmadi Noor Supit. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Komisi XI DPR RI memilih Ahmadi Noor Supit sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang baru.

Terpilihnya Ahmadi Nor Supit membawa kebahagiaan bagi keluarga termasuk sang istri, Hj Dewi Damayanti Said,  yang juga anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Alhamdulillah, terima kasih atas doa seluruh keluarga dan kawan-kawan Pak Ahmadi Noor Supit, sehingga dapat terpilih dalam fit and proper test kemarin dan ditetapkan secara aklamasi di Komisi XI DPR RI hari ini," ujarnya saat dihubungi Selasa (20/9/2022).

Menurutnya, sang suami sudah lama di Komisi XI DPR RI. Selain itu ia juga pernah menduduki Ketua Komisi XI dan Ketua Badan Anggara DPR RI.

Terkait posisinya di Partai Golkar, terang Dewi, Ahmadi Nor Supit tidak lagi menjadi pengurus Partai Golkar.

Baca juga: Ancam Bunuh Korban, Guru Ngaji di Tapin Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali

Baca juga: Minibus Tabrak Tronton dan Motor Parkir di Pangambau Kabupaten HST Kalsel, Satu Orang Terluka

Baca juga: Truk Tercebur ke Sungai Setelah Tabrak 1 Mobil dan Warung di Kabupaten Balangan Kalsel

"Namun, beliau selamanya adalah kader Partai Golkar," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI Kahar Muzakir menyampaikan bahwa Ahmadi Noor Supit yang merupakan politisi Partai Golkar itu terpilih secara aklamasi.

“Kita lihat hasilnya bagus. Utamanya kawan-kawan juga sepakat. Jarang lho bisa aklamasi,” tutur Kahar ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9).

Ia mengungkapkan, Ahmadi terpilih tanpa mekanisme voting dan hal itu sesuai aturan yang berlaku.

“Tata tertib DPR mengatur, pertama kali pemilihan bisa dilakukan musyawarah mufakat. Jika tidak bisa, barulah dilakukan voting,” kata dia.

Tapi, tadi kita musyawarah dulu. Ternyata waktu musyawarah, mufakat. Dari delapan calon, terpilih Pak Ahmadi,” jelas politikus Partai Golkar ini.

Baca juga: Terjerat Kasus Sabu, Oknum Anggota Polres Tanbu Bakal Jalani Sidang Kode Etik Polri

Baca juga: BREAKING NEWS, Oknum Polisi di Tanbu Ikut Edarkan Sabu, Akhirnya Diciduk Satresnarkoba Polres Tanbu

Di sisi lain, Kahar tak khawatir latar belakang Ahmadi sebagai politisi bakal mengganggu kinerjanya sebagai  anggota BPK.

Ia menegaskan, setelah menjadi anggota BPK Ahmadi mesti berhenti sebagai kader Partai Golkar.

“Kalau dia duduk di sana, harus profesional, supaya hasilnya bisa sesuai kaidah-kaidah yang ditentukan,” imbuh dia.

Diketahui, Ahmadi Noor Supit terpilih menjadi anggota BPK setelah Komisi XI melakukan rapat internal.

Sebelumnya, ia bersaing dengan tujuh kandidat lain dalam fit and proper test  yang berlangsung, Senin (19/9).

Baca juga: Kebakaran di Jalan Hidayah Kabupaten Tanah Bumbu, Api Diduga dari Press Tambal Ban

Baca juga: BREAKING NEWS, Oknum Polisi di Tanbu Ikut Edarkan Sabu, Akhirnya Diciduk Satresnarkoba Polres Tanbu

Baca juga: Banjir Rendam Karangrejo Tanahlaut Kalsel, Lima KK Terpaksa Ngungsi ke Masjid

Selain Ahmadi Noor Supit, dua calon lainnya berlatar belakang politisi, yaitu Izhari Mawardi serta Abdul Rahman Farisi, yang sama-sama merupakan kader Partai Golkar.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI Amir Uskara, menuturkan, setelah calon anggota BPK dipilih, pihaknya akan mengajukan nama tersebut dalam rapat paripurna untuk diserahkan ke Presiden.

( Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved