Tajuk

Data yang Tepat

Rencana pemerintah memberikan bantuan sosial (bansos) untuk anak yatim piatu, lansia dan disabilitas di seluruh Indonesia.

Editor: Eka Dinayanti
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Suasana hari pertama penyaluran BLT BBM susulan di KCU Kantor Pos Banjarmasin, Selasa (20/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - GELONTORAN bantuan diberikan pemerintah setelah naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), setelah subsidinya dikurangi karena dianggap membebani kas negara.

Subsidi itu kini disebut pemerintah dialihkan, salah satunya ke dalam bentuk bantuan kepada masyarakat.

Diantara bantuan tersebut adalah rencana pemerintah memberikan bantuan sosial (bansos) untuk anak yatim piatu, lansia dan disabilitas di seluruh Indonesia.

Khusus untuk anak yatim piatu, sudah ada 900 ribu lebih anak yang masuk database Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai penerima bantuan langsung tunai (BLT) tersebut.

Mensos Tri Rismaharini menjadwalkan bansos disalurkan pada Desember 2022 dengan nilai Rp 200 ribu per orang.

Terkait bantuan kepada anak yatim piatu, salah satu yang jadi perhatian adalah soal data.

Bila anak yatim yang berada dalam lindungan lembaga misal panti asuhan, bisa jadi lebih mudah untuk mendapatkan datanya.

Namun, jelas juga tak sedikit anak-anak yatim piatu yang berada di luar panti asuhan.

Ini yang lebih sulit.

Apalagi, pemerintah provinsi mengaku jika mereka tak mendapatkan arahan dalam program bantuan sebesar Rp 200 ribu tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved