Berita Tanahbumbu

Dinas Kesehatan Kabupaten Tanbu Bayar Honor Tenaga Insidentil untuk 3 Bulan, Sisanya Menyusul

Dinas Kesehatan Kabupaten Tanbu hanya bisa bayar honor untuk 3 bulan ke Tenaga Insidentil. Uangnya dari APBD Perubahan karena keterbatasan anggaran.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MAN HIDAYAT
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), H Setia Budi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Tenaga kesehatan insidentil yang menangani kasus Covid-19 di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), sempat mengeluh karena honor belum diterima.

Pada akhirnya, keluhan mereka dijawab Pemkab Tanbu melalui Dinkes. Namun, pembayaran itu tidak langsung semuanya. 

Dan Dinkes Tanahbumbu, mengklaim sudah melakukan pembayaran honor selama tiga bulan. 

"Persoalan tenaga insidentil yang sempat dikeluhkan, sudah kami bayarkan, namun tidak penuh," kata Kepala Dinkes Tanahbumbu, H Setia Budi, kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Narkoba Banjarmasin, Sidang Lanjutan Kurir Sabu 1,8 Kg, Terdakwa Minta Keringanan

Baca juga: Ini Kebijakan Baru Pemerintah Arab Saudi Soal Penyelenggaran Umrah, Tak Ada Batasan Kuota

Ia menyebutkan, pembayaran honor dilakukan sesuai kesepakatan sebelumnya, yaitu dilakukan di APBD Perubahan dan telah ditetapkan. 

Setelah anggaran boleh digunakan, akhirnya pembayaran insentif para tenaga insidentil sudah dibayarkan melalui rekening masing-masing. 

"Tahap pertama, kami bayarkan selama 3 bulan dulu. Sisanya, kami bayarkan di tahap berikut," rinci Kadinkes. 

Ini terkait masa kontraknya dan keterbatasan anggaran, sehingga dibayarkan secara bertahap sebelum akhir tahun kepada 250 orang petugas yang diberdayakan. 

Baca juga: Tarif Naik, Driver Ojol di Banjarmasin Keluhkan Sepinya Pelanggan

Baca juga: Kabar Gembira, Pemerintah Akan Bagi Kompor Listrik Gratis Seharga Rp1,8 Juta, Ini Syaratnya

"Perlu kami tegaskan, sebelum diperpanjang masa kontrak insidentil mereka di 2022, telah disepekati bahwa honor atau insentif baru bisa dibayarkan di APBD Perubahan dan mereka sepakat. Ini ada kesepakatan dengan tenaga insidentilnya," urainya. 

Mengenai kontrak tenaga insidentil ini yang hanya 9 bulan hingga September 2022, menurut Kadinkes, anggaran memang hanya 9 bulan.

Nasib mereka setelah perubahan anggaran ini, masih belum tahu seperti apa nantinya. 

"Kami evaluasi. Tapi yang jelas, kontrak hanya sampai bulan 9 dan kami juga terbentur dengan aturan tidak boleh merekrut tenaga honor. Jadi, belum bisa menjawab seperti apa nanti," katanya.

Baca juga: 4 Petugas Lapas Kelas I Tangerang Divonis 16 Bulan Penjara, Imbas Kebakaran Tewaskan Puluhan Napi

Baca juga: Nakes Jadi Korban Penipuan, Pelaku Mencatut Nama Kadinkes Banjarmasin

Ditambahkan,semuanya dikembalikan kepada mereka apakah mau bertahan sebagai Tenaga Kerja Sukarela (TKS) seperti sebelumnya atau tidak. "Kami bebaskan untuk memilih, bertahan atau tidak," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved