Ekonomi dan Bisnis

Diskon Rp 25 Ribu Semarakkan Launching Transaksi QRIS dan Pasar.id di Kabupaten Barito Kuala

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan pejabat Bank Indonesia resmikan QRIS dan Pasar.id. Warga yang belanja dapat potongan Rp 25 ribu.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Warga berbelanja di lokasi acara Lunching SIAP QRIS dan Pasar.id di kantor pemkab di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (21/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pembayaran melalui transaksi Quick Response Code Indonesian Standard ( QRIS) dan transaksi Pasar.id dilaunching di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Rabu (21/9/2022). 

Kegiatannya di Aula Selidah, Sekretariat Pemkab Batola, Kota Marabahan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dihadiri, perwakilan Bank Indonesia, Bank BRI Cabang Banjarmasin dan Marabahan, Bupati Batola, serta sejumlah perwakilan dinas terkait. 

Disampaikan Deputi Bank Indonesia, Bimo Epyanto, sejak diterapkan di Kalsel pada Mei 2022, hari ini Kabupaten Batola turut ambil bagian launching transaksi QRIS. 

Baca juga: Omset Penjual Pakan Ternak di Banua Anyar Banjarmasin Kian Menurun, Kini Rp 1 Juta Per Hari

Baca juga: NEWS UPDATE Presiden Joko Widodo Pastikan Tidak Ada Penghapusan atau Kenaikan Daya Listrik

"Hingga kini, total di Kalsel telah ada 210.000 pedagang atau pelaku usaha yang menggunakan transaksi QRIS," beber Bimo. 

Di Kabupaten Batola, lanjutnya, ada sekitar 9.000 pelaku usaha telah menerapkan sistem transaksi dengan scene barcode. Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 38 persen sejak 2021. 

Karena itu, Bimo berharap, penggunaanya terus meningkat, seiring berkembangnya transaksi di era digital ini. Sehingga mempermudah pelaku usaha dalam bersaing dalam menggaet pelanggan. 

"Terkait penerapan QRIS ini, kami juga menyambut baik. Karena prinsipnya sejalan dengan tatanan kebijakan gerbang pembayaran nasional yang bertujuan terwujudnya pembayaran aman, efesien dan handal," timpal Bupati Batola, Hj Noormiliyani. 

Baca juga: Ini Kebijakan Baru Pemerintah Arab Saudi Soal Penyelenggaran Umrah, Tak Ada Batasan Kuota

Baca juga: Kabar Gembira, Pemerintah Akan Bagi Kompor Listrik Gratis Seharga Rp1,8 Juta, Ini Syaratnya

Melalui transaksi non tunai ini akan menghindari resiko peredaran uang palsu dan pedagang tidak perlu menyiapkan uang kembalian. 

Selain itu, lanjut Bupati, dirinya berharap pengembangan Pasar.id yang diterapkan bisa terus dilakukan, baik memastikan kenyamanan pedagang maupun pembeli terkait kualitas barang.

Sekaligus, pesannya, memperluas cakupan di sejumlah wilayah Kabupaten Batola. 

Acara ini juga disemarakkan dengan diskon, yakni tiap transaksi dengan nilai belanja Rp 100 ribu, maka mendapat potongan harga Rp 25 ribu. 

Baca juga: Tarif Naik, Driver Ojol di Banjarmasin Keluhkan Sepinya Pelanggan

Baca juga: Sidang Korupsi Dana Pilkada Banjar Hadirkan 3 Saksi, Terungkap Terdakwa Diduga Palsukan Tandatangan

 

Sontak, warga pun cukup antusias membeli keperluan sehari-hari yang tersedia dijual, yaitu minyak goreng, deterjen, telur, mi instant, hingga sejumlah kuliner. 

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved