Umrah 1444 H

Ini Kebijakan Baru Pemerintah Arab Saudi Soal Penyelenggaran Umrah, Tak Ada Batasan Kuota

Pemerintah Arab Saudi keluarkan kebijakan baru mengenai umrah di 1444 H, salah satunya tak ada batasan kuota

Editor: Irfani Rahman
Saridi Sarimin
Jemaah umrah Kalsel sebelum pandemi. Pemerintah Arab Saudi keluarkan kebjikan baru tentang penyelenggaraan umrah 1444 H 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah Arab Saudi memberlakukan kebijakan baru berkenaan dengan penyelenggaran umrah 1444 H ini. Diantaranya tidak ada batasan kuota umrah.

Adanya kebijakan baru dari pemerintah Arab Saudi ini diungkapkan Direktur Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Nur Arifin.

kebijakan baru tentang umrah ini tentunya akan dibahas lagi oleh Pemerintah Indonesia untuk penyelenggaraan umrah pada 1444 H ini.

Selain tidak ada lagi batasan kuota umrah juga ada berkenaan dengan visa.

"Kebijakan Saudi dalam penyelenggaraan umrah juga mengarah pada skema bussiness to customer atau B to C," jelas Arifin melalui keterangan tertulis, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Sandi di Pintu Air Wonokromo, Sempat Dikira Bangkai Hewan

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 21 September 2022 Turun Rp5.000, Berikut Harga 0,5 Gram - 1 Kilogram

Proses permohonan visa juga tidak harus melalui provider di Indonesia, PPIU bisa langsung berhubungan dengan provider Saudi.

Kebijakan ini, kata Arifin, perlu direspon dan dimitigasi jika berpotensi memunculkan persoalan dalam penyelenggaraan umrah di Indonesia.

Termasuk perlu dibahas juga, sejumlah persoalan dalam negeri.

Misalnya, masalah vaksin meningitis yang sempat muncul di Surabaya, serta mahalnya harga tiket.

"Detail-detail persoalan ini dibahas bersama dalam FGD ini untuk mendapat rekomendasi perbaikan ke depan," pesannya.

Baca juga: Fantastis, Biaya Pemakanan Ratu Elizabeth II Ditaksir Capai Rp 136 Miliar, Termasuk Sewa Pengamanan

Baca juga: Terbongkar Perempuan Pembuang Bayi di Sikka NTT, Masih Tercacat Siswi SMK di Maumere

Seperti diketahui, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag menggelar focus group discussion (FGD) bersama Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

FGD membahas mitigasi persoalan umrah 1444 H, antara lain tentang peran PPIU, vaksin meningitis, dan tiket pesawat.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kemenag Ungkap Kebijakan Baru Arab Saudi Soal Penyelenggaraan Umrah,

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved