Kompor Listrik Gratis

Kabar Gembira, Pemerintah Akan Bagi Kompor Listrik Gratis Seharga Rp1,8 Juta, Ini Syaratnya

Pemerintah akan bagikan kompor listrik gratis seharga Rp1,8 juta ke warga. Sekjen Kementerian ESDM, Rida Mulyana sebut syarat mendapatkannya

Editor: Irfani Rahman
Banjarmasinpost.co.id/Mia Maulidya
Penjualan Kompor Listrik di Toko MS Electronik Banjarmasin meningkat jadi 30 unit perbulan. Pemerintah berencana membagikan kompor listri gratis ke masyarakat . Ini syaratnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ada kabar gembiar bagi masyarakat. Pemerintah akan membagikan kompor listrik gratis kepada masyarakat seharga Rp1,8 Juta. Berikut syarat masyarakat yang mendapatkan kompor listrik gratis.

Pemerintah saat ini mulai gencar mensosialisasikan penggunakan kompor listrik.

Tak hanya itu pemerintah juga berencana membagikan ribuan kompor listrik gratis.

Adapun kompor listrik gratis yang dibagikan kepada 300.000 masyarakat.

Adapun paket tersebut diberikan secara gratis sebagai implementasi dari program konversi kompor yang menggunakan LPG 3 kg ke kompor listrik alias kompor induksi.

Baca juga: Listrik 450 VA Untuk Masyarakat Miskin Akan Dihapus? Ini Kata Pemerintah

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Sandi di Pintu Air Wonokromo, Sempat Dikira Bangkai Hewan

Sekjen Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengungkapkan, paket kompor listrik diberikan kepada masyarakat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Satu paket terdiri dari kompor listrik dua tungku, satu alat masak, dan satu miniature circuit breaker atau MCB. Di mana sepaket kompor listrik siap pakai itu nilainya seharga Rp 1,8 juta.

"Rencananya tahun ini 300.000 (penerima). Jadi satu rumah itu dikasih satu paket, kompornya sendiri, alat masaknya sendiri, dana dayanya dinaikin,” ujar Rida dikutip pada Rabu (21/9/2022).

Paket kompor listrik seharga Rp 1,8 juta memang terbilang mahal. Namun menurut Rida, hal itu wajar, karena masing-masing tungku berukuran 800 watt, namun nantinya salah satu tunggu akan dinaikkan menjadi di atas 1.000 watt.

Peningkatan daya salah satu tungku kompor listrik itu yang membuat nilai paket diperkirakan mencapai Rp 2 juta per rumah tangga miskin. Adapun peningkatan daya bertujuan agar waktu memasak menjadi lebih cepat.

"Jadi ada usulan yang satu tungkunya diubah lebih gede, nah itu lagi dikalkulasi berapa harganya, harusnya kan enggak Rp 1,8 juta lagi, mungkin Rp 2 juta, pasti lebih naik," jelas Rida.

Lebih lanjut, ia mengatakan, untuk mendorong keinginan masyarakat menggunakan kompor listrik, pemerintah akan menjamin keselamatan dan kemudahan penggunaannya. Nantinya, uji coba penggunaan kompor listrik ini pun akan dievaluasi secara berkala.

"Uji coba ini yang akan kita evaluasi sampai Oktober nanti," tutup dia.

Baca juga: Terbongkar Perempuan Pembuang Bayi di Sikka NTT, Masih Tercacat Siswi SMK di Maumere

Baca juga: Fantastis, Biaya Pemakanan Ratu Elizabeth II Ditaksir Capai Rp 136 Miliar, Termasuk Sewa Pengamanan

Kompor listrik lebih mahal atau murah?

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved