Kriminalitas Kalsel

Korban Maafkan Pelaku, Kasus Pencurian Motor di HST Kalsel Diselesaikan Kekeluargaan

Kasus pencurian motor di HST yang pelakunya gagal karena kepergok korban, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Pelaku diduga alami gangguan jiwa

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Warga Mandingin untuk BPost
Bhabinkabtibmas bersama warga mengantar pencuri motor ke Mapolres HST, setelah kepergok saat beraksi di Kompleks Naura, Desa Mandingin, Selasa (20/9/2022). Kasus ini beraksi damai setelah korban memaafkan pelaku. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kasus pencurian motor yang pelakunya gagal karena kepergok korban, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Jalan damai tanpa proses hukum dipilih, setelah dilakukan mediasi oleh Bhabinkamtibmas Desa Mandingin RT 07 Kompleks Naura, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Korban Fadli pun  memaafkan pelaku yang saat disergap korban mengaku bernama Nanang, namun nama aslinya Adriani (35).

Adriani sendiri, diungkapkan oleh pihak keluarga, pernah menderita gangguan jiwa.

Baca juga: Pura-pura Beli Motor, Pencuri Motor di Banjarmasin Nyaris Babak Belur Dihajar Massa

Baca juga: Kepergok Saat Beraksi Curi Motor, Pria di HST Kalsel Ini Akui Salah dan Memelas Minta Ampun

Baca juga: Polsek Pelaihari Ringkus Dua Pencuri Motor, Pelaku Sasar Motor Tak Terkunci Stang

Dia diduga kembali mengalami defresi setelah berpisah dengan istrinya.

Kapolres HST melalui Kepala Unit Reskrim Polres HST Iptu Suradi, yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Rabu (21/9/2022) mengatakan, surat perjanjian damai dan tidak dilakukan penuntutan secara hukum ditandatangani di atas materai Selasa sore kemarin.

Perdamaian menghadirkan saksi kedua belah pihak, diketahui dan ditandatangani pula oleh Kades Lunjuk  

Suradi menjelaskan, yang menjadi dasar kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan adalah dugaan gangguan jiwa.

“Sekarang tersangka dibawa ke RS H Damanhuri Barabai, di ruang rawat inap pasien jiwa untuk diperiksa kejiwaannya. Selanjutnya diobservasi selama satu minggu,”jelas Suradi.

Diberitakan sebelumnya, pelaku Adriani kepergok mencuri sepeda motor Supra X milik Padli di Desa Mandingin, pada Selasa 20 September 2022, sekitar pukul 11.30 wita. Namun, pelaku gagal membawa kabur sepeda motor yang parkir di teras rumah tersebut karena korban memegoki aksinya tersebut.

Baca juga: Beraksi Gondol Empat Motor,  Dua Pencuri Motor di Tarakan Diringkus Polisi

Penyergapan dilakukan sendiri oleh korban, yang berhasil menangkapnya dan mengikat kedua tangannya dengan tali nilon dibantu warga lainnya.

Pelaku sendiri dengan wajah memelas beberapa kali meminta maaf kepada korban dan mengakui kesalahannya. Beruntung pelaku segera dibawa Bhabinkamtibmas ke Mapolres menghindari dihakimi massa. (Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved