Berita Banjarmasin

Nakes Jadi Korban Penipuan, Pelaku Mencatut Nama Kadinkes Banjarmasin

Kepala Dinkes Banjarmasin, M Ramadhan memastikan bahwa pesan tersebut adalah penipuan dan namanya dicatut.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Kepala Dinkes Banjarmasin, M Ramadhan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Banjarmasin jadi korban penipuan, yang mencatut nama Dinas Kesehatan (Dinkes) bahkan sekaligus juga Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, M Ramadhan.

Aksi penipuan dilakukan dengan cara mengirim pesan atau chat WhatsApp ke sejumlah korban, dengan menggunakan nomor 082120246987.

Awalnya pelaku memperkenalkan diri atas nama Arhansyah selaku staf di Dinkes Banjarmasin.

Setelah memperkenalkan diri dan mendapat respons, pelaku pun kemudian mencatut nama Kadinkes Banjarmasin, M Ramadhan dan meminta korban untuk menghubungi nomor lainnya.

"Maaf ada arahan dari Bapak M Ramadhan Kadis Kesehatan Kota Banjarmasin untuk owner, diminta menghubungi/telpon ke bapak Kadis 082188513442," bunyi chat pelaku.

Baca juga: Tarif Naik, Driver Ojol di Banjarmasin Keluhkan Sepinya Pelanggan

Baca juga: Buruh Kalsel Gelar Aksi di Gedung Wakil Rakyat, Ruas Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin Ditutup

Kepala Dinkes Banjarmasin, M Ramadhan memastikan bahwa pesan tersebut adalah penipuan dan namanya dicatut.

"Itu tidak benar dan tidak akan pernah saya melakukan itu. Nama saya dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab," ujarnya, Rabu (21/9/2022).

Ramadhan menambahkan bahwa pelaku yang memperkenalkan diri sebagai Arhansyah pun dipastikan bukanlah staf di lingkungan Dinkes Banjarmasin.

"Tidak ada staf atas nama Arhansyah, dan nomornya pun tidak ada di lingkungan Dinkes Banjarmasin," ujarnya.

Pencatutan namanya untuk melakukan penipuan ini, diakui Ramadhan sudah diketahui beberapa pekan terakhir.

Adapun modusnya lanjut Ramadhan, pelaku yang mengatasnamakan dirinya tersebut meminta sejumlah uang kepada korban.

Dan korban sendiri adalah nakes di luar Dinkes Banjarmasin, yang memiliki keperluan pengurusan Surat Izin Praktik (STR), Surat Tanda Registrasi (STR) hingga Surat Izin Klinik di Banjarmasin.

Malah dibeberkan Ramadhan, beberapa orang diketahui sudah menjadi korban karena mentransfer sejumlah uang kepada pelaku penipuan tersebut.

Baca juga: Pengukuhan MKKS SMP, Kadisdik Batola Minta Solid dan Satukan Tujuan

Baca juga: Pelajar Dusun 5 Bukitmulya Kabupaten Tala Tetap Bisa Jangkau Sekolah Pascaambrolnya Jalan

"Sudah ada yang menyampaikan kepada saya melalui WA pribadi, hampir lima sampai enam orang yang tertipu dan ada sejumlah uang yang memang sudah terlanjur ditransfer. Dan mereka nakes di luar Dinkes Banjarmasin yang memang ada keperluan pengurusan perizinan seperti SIP, STR dan izin klinik," ujar Ramadhan.

Disinggung mengenai jumlah uang dari masing-masing korban yang tertipu, Ramadhan pun enggan menyampaikannya.

"Namun modusnya meminta dana bantuan untuk kegiatan Dinkes dan operasional Kepala Dinkes," katanya.

Ramadhan mempersilakan para korban penipuan atau yang merasa dirugikan untuk melaporkan ke aparat hukum.

"Saya sudah sampaikan kepada rekan-rekan bahwa ini penipuan, jadi silakan saja melaporkannya," pungkasnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved