Ekonomi dan Bisnis

Pos Indonesia di Kabupaten Kotabaru Capai 58,77 Persen Penyaluran BLT BBM ke Penerima

Total 10.201 warga penerima BLT BBM di Kotabaru, sudah disalurkan hingga 20 September 2022 sebanyak 5.995 orang atau 58,77 persen di 22 kecamatan.

Penulis: Herliansyah | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN KOTABARU
ILUSTRASI - Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar Alaydrus, menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) kepada warga, Sabtu (17/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak melalui Kantor Pos Indonesia untuk warga Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), sudah dilaksanakan di hampir semua kecamatan.

Kecuali di Kecamatan Pulau Sebuku, Kotabaru, dijadwalkan penyaluran uang BLT BBM tersebut dilaksanakan besok, Kamis (22/9/2022).

Kepala Pos Indonesia Cabang Kotabaru, Agusri Hadi P Wijaya, kepada Banjarmasinpost.co.id, mengatakan, awalnya data penerima berjumlah 8.670.

Namun seminggu setelahnya, ada lagi data tambahan sebanyak 1.518, kemudian bertambah lagi sebanyak 13 orang penerima.

Baca juga: Ini Kebijakan Baru Pemerintah Arab Saudi Soal Penyelenggaran Umrah, Tak Ada Batasan Kuota

Baca juga: Kabar Gembira, Pemerintah Akan Bagi Kompor Listrik Gratis Seharga Rp1,8 Juta, Ini Syaratnya

"Karena ada data tambahan, kecamatan sebelumnya sudah disalurkan, ya harus kami salurkan lagi," ujar Agusri, Rabu (21/9).

Dari total jumlah 10.201 warga penerima, sudah disalurkan hingga 20 September 2022 sebanyak 5.995 orang penerima yang tersebar di 22 kecamatan. Kalau dipersentasekan, yaitu 58,77 persen.

Adapun mekanisme penyaluran, penerima mendapatkan empat bulan yang terhitung dari bulan September, Oktober, Nopember dan Desember.

"Tapi dibayarkan dengan dua kali masa bayar. Sekarang, masa bayar bulan September dan Oktober. Dapat dua bulan. Pe rbulannya Rp 150 ribu," rincinya.

Baca juga: Tarif Naik, Driver Ojol di Banjarmasin Keluhkan Sepinya Pelanggan

Baca juga: Nakes Jadi Korban Penipuan, Pelaku Mencatut Nama Kadinkes Banjarmasin

Pembayaran dua bulan selanjutnya dimungkinkan pada bulan Desember atau sekitar akhir Desember mendatang.

 

Mengenai masih ada warga yang layak menerima namun tidak terdaftar, Agusri menerangkan, pihaknya hanya menerima data dari Kementerian Sosial yang berpatokan pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Jadi, kami hanya menerima data dari Kemensos. Persoalan di lapangan, kami  hanya menerima data kan," ujar Agusri.

Sementara itu, Taufik Hidayat, warga Sungaiparing, Desa Stagen, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru, mengaku tidak ada menerima BLT BBM.

Baca juga: Narkoba Banjarmasin, Sidang Lanjutan Kurir Sabu 1,8 Kg, Terdakwa Minta Keringanan

Baca juga: Ketua DPRD Kalsel Buat Surat Pernyataan Tolak Kenaikan BBM, Begini Isinya

Menurut dia, tidak pernah lagi menerima bansos setelah berpindah domisili. "Saat masih domisili di Kerlurahan Kotabaru Tengah, ada menerima. Sekarang pindah ke Stagen, tidak dapat," bebernya.

Jangankan untuk mendapatkan bantuan, sambung Taufik, pemberitahuan saja tidak pernah sampai.

Dirinya hanya bisa berharap mendapatkan BLT BBM yang mulai sudah bergulir ini. "Mudah-mudahan saja masih bisa mendapatkan," katanya dengan penuh harap.

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved