Berita Banjarmasin

Program Rehab BPJS, Pekerja Bukan Penerima Upah Bisa Cicil untuk Bayar Tunggakan Iuran

Program Rehab memudahkan peserta JKN-KIS, khususnya segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) membayar iuran tertunggak

Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/rifki sulaiman
Kabid SDM, Umum, dan Komunikasi Publik, Jahidah memperlihatkan daftar menu mobile JKN, yang terbaru ada pendaftaran program Rehab, Rabu (21/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Banjarmasin mengadakan pertemuan dengan awak media terkait program rencana pembayaran bertahap (Rehab). 

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu (21/9/2022), tema yang diangkat yakni Ngopi Bareng JKN dalam rangka mempererat relasi untuk suskeskan JKN. 

JKN sendiri adalah Jaminan Kesehatan Nasional, sebuah program jaminan sosial yang didasarkan pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004.

Kabid SDM, Umum, dan Komunikasi Publik, Jahidah menyampaikan Program Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab) sendiri, untuk memudahkan peserta JKN-KIS, khususnya segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) membayar pembayaran iurannya yang tertunggak.

“Dengan adanya Rehab, maka akan mempermudah warga yang iuran BPJS nya mengalami penunggakan,” kata Jahidah. 

Baca juga: Polres Tapin Resmi Miliki Klinik Kesehatan, Terbuka untuk Umum dan Pemegang BPJS

Baca juga: Gelar Pertemuan dengan BPJS, Sekda Banjarbaru Minta Rumah Sakit Tingkatkan Layanan Kesehatan

Baca juga: Jhonlin Group Bantu 1.400 Nelayan, PKL dan Guru Ngaji Dapatkan Program BPJS Ketenagakerjaan

Kemudian Jahidah menjelaskan, untuk warga yang ingin mengikuti program Rehab ini, harus memenuhi syarat dan ketentuan terlebih dahulu.

“Peserta yang memiliki usia tunggakan minimal 4 bulan dapat mengikuti program Rehab ini,” ujarnya. 

Bagi peserta yang ingin mengikuti program ini, tutur Jahidah, dapat melakukan pendaftaran melalui Aplikasi Mobile JKN atau melalui telepon BPJS Kesehatan Care Center.

Pembayaran tunggakan bertahap ini, kata Jahidah sudah termasuk tunggakan untuk satu keluarga.

“Sehingga peserta tidak perlu melakukan pendaftaran program rehab ini untuk setiap anggota keluarganya,” tandasnya.

Baca juga: Poliklinik RSUD H Damanhuri Kabupaten HST Layani Berobat Sore untuk Pasien BPJS dan Umum

Lebih lanjut Jahidah menjelaskan, jika tunggakan tak dibayar, maka besaran tunggakan BPJS akan selalu bertambah setiap waktunya.

“Misalnya ada tunggakan Rp600 ribu, ditambah dengan iuran 6 bulan kedepan. Satu bulan misalnya 100 ribu, maka totalnya 1,2 juta. Kemudian kita pilih bayarannya dalam waktu 6 bulan, maka pembayaran itu akan dicicil 200 ribu perbulannya,” jelas Jahidah.

Status kepesertaan peserta program, ujar Jahidah baru akan aktif ketika seluruh tunggakan dan iuran bulan berjalan telah lunas. (Banjarmasinpost.co.id/Rifki Soelaiman)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved