Berita Tabalong

Rakit Mesin Pembuat Pakan Ikan Murah Kaya Protein, Babinsa Kodim 1008 Tabalong Sulap Limbah Pasar

Mesin pembuat pakan ikan dan ayam rakitan sendiri dengan memanfaatkan barang bekas berhasil diciptakan anggota TNI yang berdinas di Kodim Tabalong

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
Kodim 1008 Tabalong untuk BPost
Proses pembuatan pakan ikan dari limbah pasar menggunakan penggilingan manual sebelum bisa merakit mesin, Rabu (21/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Satu mesin pembuat pakan ikan dan ayam rakitan sendiri dengan memanfaatkan barang bekas berhasil diciptakan Serka Jaruddin, anggota TNI yang berdinas di Kodim 1008/Tabalong.

Pria kelahiran Buton 12 Juli 1978 yang sekarang bertugas sebagai Babinsa Koramil 1008-02/Haruai ini, merakit mesin tersebut melalui kemampuan yang didapat secara otodidak.

Bukan hanya sekadar berhasil membuat mesin pengolahnya, Serka Jaruddin juga menyulap limbah pasar menjadi pakan ikan dan ayam yang kaya protein.

Setidaknya ada 7 macam bahan yang digunakan dalam pembuatan pakan ikan dan ayam ini, terdiri dari perut ikan, limbah sayur, ampas tahu, EM4 untuk ikan, ragi tempe, gula merah dan bahan untuk perekat.

Baca juga: Kurangi Biaya Pakan Ikan, LPPM ULM Ciptakan Alat Pengolahan Pakan Ikan Berasal dari Sampah Organik

Baca juga: VIDEO Harga Pakan Ikan di Banjarbaru Naik, Petshop Andalkan Pencinta Burung dan Kucing

Baca juga: Prodi Teknik Mesin ULM Hibahkan Mesin Pencacah dan Pellet Sampah ke Urban Dewan HST  

 Diceritakan Serka Jaruddin, ide membuat pakan dan mesin pengolahnya ini muncul akibat harga pakan ikan yang terus alami kenaikan sehingga cukup memberi beban.

"Awalnya sekitar setahun yang lalu, waktu itu saya dipercaya mengelola demplot ikan lele  patin, nila dan pepuyu. Begitu harga pakannya mahal, terpikirlah membuat pakan alternatif,," ujar anggota TNI yang penempatan dinas pertamanya di  Bataliyon 621/MTG Kompi Senapan A Hikun tahun 1998.

Dari situlah suami dari Samdia ini berpikir bagaimana caranya agar bisa mendapatkan pakan ikan dengan harga terjangkau tetapi kualitasnya tetap bagus.

Dirinya kemudian berusaha untuk mengumpulkan informasi dan belajar, baik melalui teman dan mengulik dari berbagai tayangan video di youtube.

Usahanya tak sia-sia. Ide membuat pakan ikan murah didapatkan dengan cara mengolah sampah organik, seperti sisa sayur, perut ikan, ayam dan lainnya yang juga dicampur bahan lain.

Sampah organik yang jadi bahan baku utama ini didapatkannya dari limbah pasar dan dirinya sendiri yang mengumpulkan dengan datang langsung ke pasar-pasar.

“Biasanya kalau sudah selesai bertugas, sambil pulang saya mampir ke pasar untuk kumpulkan sampah. Pedagang di pasar juga sangat membantu," kata ayah empat orang anak ini, Rabu (2/9/2022).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved