Breaking News:

PT PLN Persero UIP Kalbagtim

Sukses Energize Uprating GI PLTU Asam-Asam, UIP KLT Tingkatkan keandalan kelistrikan di Kalsel

Uprating trafo GI PLTU Asam-Asam 60 MVA yang telah berhasil diberikan tegangan pertama (energize) an aman dan lancar.

Editor: Eka Dinayanti
PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim
uprating trafo GI PLTU Asam-Asam 60 MVA yang telah berhasil diberikan tegangan pertama 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Upaya nyata yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) melalui PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 ( UPP KLT 4) guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan.

Yaitu melalui uprating trafo GI PLTU Asam-Asam 60 MVA yang telah berhasil diberikan tegangan pertama (energize) pada Sabtu (17/9) lalu dengan aman dan lancar.

Haris Nasution selaku Manager PT PLN (Persero) UPP KLT 4 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pekerjaan penggantian kapasitas trafo eksisting GI PLTU Asam – Asam yang sebelumnya memiliki daya 10 MVA.

Dilengkapi dengan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV sebagai evakuasi daya diameter 2 Bay Trafo eksisting menuju trafo 60 MVA Uprating, guna memastikan pengoperasionalan yang optimal.

“Sebelumnya beban gardu induk Asam Asam telah mencapai 80 persen lebih dari kapasitasnya, sehingga perlu dilakukan uprating guna menjaga serta meningkatkan kemampuan distribusi dayanya”, ungkap Haris.

uprating trafo GI PLTU Asam-Asam 60 MVA yang telah berhasil diberikan tegangan pertama
uprating trafo GI PLTU Asam-Asam 60 MVA yang telah berhasil diberikan tegangan pertama
(PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim)

Dengan berhasilnya energize uprating kapasitas trafo setara penambahan 36.923 pelanggan rumah tangga baru dengan daya 1.300VA

GI Asam-Asam yang berada di Desa Asri Mulia, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu Gardu Induk yang memiliki potensi pertumbuhan beban tinggi baik bagi pertumbuhan pelanggan umum serta pelanggan industri di sekitarnya.

Pada tahun 2023 beban puncak GI Asam-Asam diperkirakan sebesar 34,3 MW dengan potensi penambahan beban sebesar 30 MVA.

Mengingat daerah jorong merupakan salah satu lokasi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sesuai perpres No. 02 Tahun 2018.

Selain itu, pekerjaan pada GI Asam - Asam ini dilakukan guna mendukung evakuasi daya dari PLTU Asam - Asam pada sistem interkoneksi melalui Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV menuju arah Cempaka, Pelahari, Satui serta Mantuil.

Keberhasilan ini juga dicapai atas kerja sama dan sinergitas yang baik antar Unit PLN, stakehloder, dan mitra kerja PLN yang terkait.

“Terima kasih atas seluruh dukungan dan peran serta stakeholder kepada PLN sehingga pekerjaan ini dapat diselesaikan dengan baik,” tutup Haris. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved