Religi

Hukum Menggunakan Infaq Masjid untuk Kegiatan Kemanusiaan, Berikut Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya terangkan tentang hukum memakai uang infaq masjid, ini kata pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah ini

Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
capture kanal youtube Al-Bahjah TV
Buya Yahya terangkan hukum memakai uang infaq masjid 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penceramah Buya Yahya menjelaskan hukum memakai infaq masjid untuk kegiatan kemanusiaan.

Buya Yahya merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah menuturkan hendaknya Infaq atau sumbangan yang diniatkan untuk hal tertentu harus digunakan untuk satu hal itu saja.

Sehingga Buya Yahya mengatakan harusnya infaq masjid seluruhnya hanya digunakan untuk pembangunan masjid.

Diketahui, infaq adalah materi berupa harta atau uang yang dikeluarkan untuk kemaslahatan umat.

Baca juga: Wanita Lebih Baik Shalat Di Rumah atau Masjid? Simak Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Kiat-kiat Dzikir Sampai ke Hati, Ustadz Adi Hidayat Sebut Dilatih Mulai dari Lisan

Salah satu infaq yang kerap dilakukan adalah infaq masjid. Di seluruh Indonesia umumnya tersedia kotak amal bagi yang ingin berinfaq ke mesjid.

Buya Yahya menjelaskan infaq mesjid seharusnya digunakan hanya untuk kepentingan mesjid.

"Kegiatan-kegiatan yang ada di dalam mesjid, renovasi mesjid, untuk memberikan gaji bagi orang yang bekerja di mesjid, misalnya tukang yang bekerja untuk bangun mesjid," jelas Buya Yahya dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Infaq yang terkumpul untuk masjid tidak boleh dibawa keluar atau tempat lain untuk dibagi-bagikan.

Ia menambahkan, dalam hal ini dilarang pengurus mesjid memiliki ide infaq mesjid digunakan untuk hal-hal lain.

"Bahaya sekali pengurus mesjid semacam itu, tidak amanat, firman dalam Alquran menyebut yang diwakafkan untuk mesjid tidak boleh dibagi ke tempat lain, ini adalah kehormatan mesjid, hak mesjid yang harus diperhatikan," papar Buya Yahya.

Walaupun misalnya penjualan tikar mesjid yang sudah rongsok, hasil penjualan harus dikembalikan ke mesjid tidak untuk dibagikan ke tempat lain.

Baca juga: Kiat-kiat Mendidik Anak dalam Islam, Ustadz Abdul Somad Ungkap Pentingnya Kesabaran

Baca juga: Rumah Tangga Adalah Ibadah, Ustadz Khalid Basalamah Ingatkan Tugas dan Kewajiban Sesuai Aturan Islam

Pengurus mesjid yang ingin membuat program santunan, maka hendaknya diumumkan melalui pengeras suara mesjid dan disediakan kotak amal khusus.

"Beri tulisan pada kotak amal kalau itu untuk bantuan kemanusiaan fakir miskin, maka dari itu pengurus mesjid tidak boleh seenaknya sendiri," urainya.

Hal ini karena mesjid fungsinya besar bukan hanya untuk shalat berjamaah, jika ada dana kembangkan tempat untuk ngaji di dalamnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved