Pencurian Alis dan Kelopak Mata Jenazah

Normal Kejiwaan Kakek Pencuri Alis dan Kelopak Mata Jenazah, Kasus Dilimpahkan ke Kejari HST Kalsel

Sayuti (65), tersangka pencuri alis mata dan kelopak mata jenazah, kasusnya dilimpahkan Polres Hulu Sungai Tengah ke Kejaksaan Negeri HST, Kalsel.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
SATRESKRIM POLRES HST
Kakek Sayuti (65), tersangka kasus pencurian alis mata dan kelopak mata jenazah, kasusnya dilimpahkan Polres Hulu Sungai Tengah ke Kejaksaan Negeri HST, Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Beberapa waktu lalu, Sayuti (65) ketahuan mencuri alis dan kelopak mata jenazah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Sempat diduga bahwa pelaku pencurian alis dan kelopak mata jenazah ini mengalami gangguan kejiwaan akibat perbuatan aneh tersebut.

Ternyata, lelaki warga Desa Benawa Tengah RT 06, Kecamatan Barabai , Kabupaten HST, tersebut dinyatakan normal atau tidak mengalami gangguan kejiwaan.

Keterangan itu diperoleh penyidik Polres HST setelah mengirim pelaku ke RSUD H Damanhuri di Kota Barabai  untuk diobservasi di ruang rawat inap khusus jiwa.

Baca juga: Video Adegan Sesama Jenis di Banjarmasin Viral, Polda Kalsel Identifikasi Keberadaan Perekam

Baca juga: Diduga Pengaruh Miras, Lima Perempuan di Tanbu Lakukan Pengeroyokan Gara-gara Rebutan Lelaki

Baca juga: Pria Beristri di Tabalong Tega Aniaya Perempuan karena Cemburu, Akui Korban sebagai Pacar

”Tersangka diobservasi selama seminggu di RSUD H Damanhuri. Dilakukan pemeriksaan oleh dokter spsialis kejiwaan. Hasilnya, kejiwaan tersangka normal,” kata  Kapolres HST, AKBP Sigid Hariyadi, melalui KBO Satreskrim,  Iptu Suradi, saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Kamis (22/9/2022).

Dijelaskan, sebenarnya selama diperiksa penyidik, tersangka pelaku menunjukkan sikap yang normal.

Namun karena tindak pidana pencurian yang dilakukannya ini langka dan terbilang tak lazim, sehingga penyidik memerlukan pemeriksaan dari dokter jiwa. Karena normal, berkas kasus dilimpahkan ke Kejari HST

“Setelah keterangan dokter kami terima, pekan lalu berkas BAP sudah kami limpahkan ke kejaksaan,” kata Suradi.

Baca juga: Pencurian di Pabrik Penggilingan Padi di Tanahlaut, Semua Gabah yang Raib Milik Warga Panjaratan

Baca juga: NEWSVIDEO Petugas DPKP Kota Banjarmasin Evakuasi Sarang Lebah di Pohon di Lapangan SDN Telawang 1

Baca juga: Rekontruksi Kasus Pembunuhan di Kelayan Selatan Banjarmasin, Diduga Dendam Setahun Lalu

Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, subsider pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa. Ancaman hukuman maksimalnya adalah 7 tahun penjara.

 

Kakek Sayuti harus mempertanggungjawabkan perbuatannya mencuri alis dan kelopak mata jenazah Sandariah (80) yang meninggal saat Selasa, 12 Juli 2022. Dia menyilet bagian alis dan kelopak mata jenazah almarhumah.

Dia melakukan aksi pencurian alis dan kelopak mata jenazah saat keluarga almarhumah lengah atau tak berada di dekat jenazah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved