Liga Italia

Pemain Pengganti Theo Masih Diragukan, Masalah AC Milan Kontra Empoli & Chelsea Terpecahkan

Masalah AC Milan jelang kontra Empoli di Liga Italia dan Chelsea di Liga Champions mulai teratasi setelah Stefano Pioli punya solusinya, soal Theo

Penulis: Aprianto | Editor: Rahmadhani
Francesco Scaccianoce / NurPhoto / NurPhoto via AFP
Theo Hernandez (AC Milan) dan Thomas Henry (Venezia FC) berebut bola dalam pertandingan sepak bola Italia Serie A Venezia FC vs AC Milan pada 09 Januari 2022 di stadion Pier Luigi Penzo di Venesia, Italia. 

Seperti yang disorot oleh SempreMilan, ada dua pemain yang akan menggantikan Hernandez saat AC Milan melawan Empoli.

Ada nama Fode Ballo-Toure dan Sergino Dest. Yang pertama adalah pengganti alami, tetapi dia belum terlalu yakin selama masa jabatannya di AC Milan.

Sergino Dest menyebabkan penalti melawan Napoli dan juga tidak dalam performa terbaiknya, tapi dia bisa dibilang memiliki potensi lebih dari Ballo-Toure.

Sergino Dest bergabung dengan AC Milan berstatus pinjaman dari FC Barcelona dengan opsi untuk membeli.
Sergino Dest bergabung dengan AC Milan berstatus pinjaman dari FC Barcelona dengan opsi untuk membeli. (Instagram AC Milan)

Minggu depan akan penting bagi Stefano Pioli untuk memutuskan bek kiri barunya untuk pertandingan melawan Empoli.

Kedua pemain itu sedang menjalani tugas internasional saat ini. Sementara pemain lainnya beristirahat.

AC Milan berharap Hernandez kembali untuk pertandingan melawan Chelsea di Liga Champions dan melawan Juventus dilanjutan Liga Italia.

Laga dengan kedua tim itu menjadi dorongan khusus bagi Theo Hernandez untuk segera pulih dari cederanya.

AC Milan harus alami kekalahan perdana di Liga Italia dengan skor tipis dari Napoli. Hal senasib yang pernah dirasakan Liverpool di Liga Champions dengan kelalahan telak 4-1 dari Napoli.

Stefano Pioli berpendapat dia bisa merayakan kinerja Milan yang kuat dalam kekalahan dari Napoli, tetapi pada akhirnya dia kesal karena banyaknya peluang yang gagal dikonversi menjadi gol.

Rossoneri melihat rekor 22 pertandingan tak terkalahkan mereka di Serie A berakhir, meskipun Olivier Giroud untuk sementara menyamakan kedudukan, Napoli pulang dengan hasil 2-1 di San Siro berkat penalti Matteo Politano dan sundulan Giovanni Simeone.

“Saya tidak puas sama sekali dan pemain saya juga tidak. Kami hanya mencetak satu gol, yang tidak cukup untuk semua yang kami ciptakan,” kata Pioli kepada DAZN.

Hal itu mengecewakannya, karena lawan bermain lebih baik, tetapi Pioli berpendapat seharusnya timnya tidak kalah.

"Saya harap kami akan belajar dari ini untuk lebih klinis di depan gawang, karena kami melakukan segalanya dengan benar kecuali kesalahan dan kurangnya determinasi di kedua area penalti," lanjutnya.

Meski Pioli kesal, dia mengaku senang timnya bermain di San Siro dan timnya bermain lebih baik dari Napoli dan menciptakan banyak peluang.

Tetapi mengingat timnya adalah satu-satunya tim yang tidak terkalahkan di lima liga top Eropa selama 22 pertandingan, lebih lama dari Bayern Munich, Manchester City dan Real Madrid, Pioli cukup kesal.

"Sayang sekali kehilangannya dengan penampilan seperti itu," kata Pioli.

(BANJARMASINPOST.CO.ID/Rian)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved