Berita Banjarmasin

Percepat Capaian, Program BIAN di Banjarmasin Bakal Disertai dengan Hadiah

Strategi baru akan diterapkan untuk menggenjot capaian program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Banjarmasin

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Ketua TP PKK Banjarmasin, Hj Siti Wasilah saat menyuntikkan imunisasi BIAN di sekolah, Kamis (22/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Strategi baru akan diterapkan untuk menggenjot capaian program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kota Banjarmasin.

Seperti diketahui program BIAN sendiri sudah berakhir pada 13 September 2022, dan capaian di Banjarmasin baru mencapai 47,30 persen dari total target yang dipatok oleh pemerintah pusat yakni sebanyak 149.035 anak.

Pemerintah pusat pun memberi kesempatan kepada kabupaten dan kota yang belum tercapai, untuk memperpanjang program ini hingga 30 September 2022.

Dan untuk memaksimalkan waktu tersisa ini, strategi baru pun bakal diterapkan untuk mencapai target yang diinginkan.

Baca juga: Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Klaim Capaian BIAN Sudah di Atas 70 Persen

Baca juga: Vaksinasi BIAN di Banjarmasin Sudah Mencapai 40 Persen, Dinkes Targetkan 149.035 Orang

Adapun strategi yang dimaksud, kembali menggeber imunisasi BIAN melalui puskesmas hingga kelurahan dan bahkan akan mendapatkan hadiah.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Banjarmasin, Dr dr Hj Siti Wasilah yang sejak awal ikut mengawal pelaksanaan BIAN bersama Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Kita menawarkan reward berupa doorprize kepada anak maupun orangtua yang mengantarkan anaknya diimunisasi. Dan ini harapannya akan menjadi stimulus," ujar istri dari Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina ini.

Hj Siti Wasilah pun menerangkan bahwa berdasarkan data riil, capaian BIAN di Banjarmasin sudah sangatlah tinggi bahkan lebih dari 70 persen.

Baca juga: BIAN Diperpanjang, Disdik Banjarmasin Optimistis Capai Target

Dan Hj Siti Wasilah menambahkan bahwa memang pada praktiknya beragam kendala dihadapi dalam menyukseskan program BIAN ini.

"Kendalanya di mindset. Masih aada orangtua yang takut mengimunisasi anaknya, padahal kan aman," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved