Berita Banjarbaru

Realisasi Perekaman KTP Elektronik di Kalsel Belum Capai 99 Persen, Dukcapil Sebut Faktor Geografis

Disdukcapil dan KB Kalsel menyebut faktor geografis menjadi penyebab Kalsel belum mencapai realisasi 99 persen perekaman KTP Elekronik

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Lapas Narkotika Karangintan untuk BPost
Warga binaan melakukan perekaman KTP elektronik di mobil pelayanan Disdukcapil yang datang ke lapas setempat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri RI memberikan target 99 persen bagi setiap daerah di Indonesia termasuk Kalsel agar mampu merealisasikan perekaman KTP elektronik.

Sementara perekaman KTP elektronik di Kalsel kini masih di angka 96 persen.

Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Kalsel, Zulkipli Kamis (22/9/2022) mengungkapkan sampai saat ini capaian target perekaman e KTP yang dirangkum di seluruh kabupaten/kota sedikitnya telah tercatat 96 persen.

"Kami berharap masyarakat yang dapat mengurus ke kantor induk. Kalau sibuk atau sakit, Dukcapil kabupaten/kota bisa melakukan program jemput bola ke rumah warga," katanya.

Baca juga: Sudah Perekaman, Dua Tahun Warga Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Belum Dapatkan KTP Elektronik

Baca juga: Capai Target Nasional, Pemerintah Kabupaten Banjar Gelar Operasi Yustisi KTP Elektronik

Petugas kini ujar Zulkifli juga sudah dibekali dengan fasilitas roda dua maupun roda empat untuk menjangkau daerah tersulit.

"Bahkan untuk daerah pegunungan dengan akses sulit juga sudah disiapkan mobil khusus, kalau tidak bisa dengan roda empat juga sudah disiapkan roda dua," tambahnya 

Angka capaian ini ujar Zulkifli masih bisa bergerak  karena capaian itu dapat sewaktu-waktu mengalami perubahan.

Hal itu bisa disebabkan bertambahnya catatan kematian dan bertambahnya orang dengan usia berhak mendapatkan KTP elektronik.

“Cakupan ini kan bisa saja menurun karena ada faktor lain dan sebagainya. Dari 4,1 juta jiwa di Kalsel bisa saja nanti ada yang meninggal. Akan tetapi, target dari pemerintah pusat terus kita kejar bersama kabupaten/kota,” katanya.

Belum tercapainya 99 persen ini, ia membeberkan, letak geografis kependudukan di Kalsel sangat jauh berbeda dengan daerah lain. Bahkan, petugas Dukcapil di kabupaten/kota masih mendapati kesulitan untuk menjangkaunya.

“Sebut saja seperti daerah pedalaman yang ada di HST dan Kotabaru. Tetapi, kami tentu akan bekerja keras dan optimal agar setiap warga di Kalsel dapat memiliki e KTP,” ungkapnya.

Baca juga: Bebas dari Rutan Tanjung, Warga Binaan Kantongi KTP Elektronik dan Kartu Vaksin Covid-19

Berbeda halnya dengan target untuk Kartu Identitas Anak (KIA). Menurut dia, pemerintah pusat tak memberikan realisasi yang sama seperti pelaksanaan perekaman e KTP.

“Tidak sampai 50 persen. Saat ini terdata perekaman KIA, 45 persen,” bebernya.
(Banjarmasinpost.co.id /Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved