Pembunuhan di Banjarmasin

Rekontruksi Kasus Pembunuhan di Kelayan Selatan Banjarmasin, Diduga Dendam Setahun Lalu

Polisi merekonstruksi perkelahian maut berujung kematian AR (24) di Jalan Laksana Intan, Kelayan Selatan, Banjarmasin. Pelaku dendam setahun lalu.

Penulis: Noor Masrida | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOOR MASRIDA
Rekonstruksi kasus pembunuhan berlatar belakang dendam digelar di Kantor Polsekta Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (22/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Polsekta Banjarmasin Selatan, Kompol H Idit Aditya,  memimpin jalannya rekonstruksi perkelahian maut, Kamis (22/9/2022) siang.

Peristiwa kelahian itu terjadi di Jalan Laksana Intan, Gang Mutiara RT II, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel),  saat keduanya berpapasan di jalan.

Total ada 18 adegan yang diperagakan oleh tersangka GN (29) kala berduel dengan seterunya, AR (24) yang meninggal tak lama pasca kejadian saat Selasa (30/8) sekitar pukul 19.00 Wita.

Sedangkan tersangka yang memperagakan adegan, nampak kedua tangannya masih diperban, buntut dari perkelahian tersebut.

Baca juga: Diduga Pengaruh Miras, Lima Perempuan di Tanbu Lakukan Pengeroyokan Gara-gara Rebutan Lelaki

Baca juga: Membahayakan Murid, DPKP Banjarmasin Evakuasi Sarang Lebah di SD Negeri Telawang 1 Banjarmasin

Baca juga: Membahayakan Siswa, Sarang Lebah Berukuran 1 Meter di Pohon di Halaman SDN Telawang 1 Banjarmasin

Disampaikan Kapolsek, Kompol H Idit Aditya, pada 18 adegan tersebut, klimaksnya terjadi di adegan 10 dan seterusnya. Itulah mulai terjadi perkelahian dengan sajam.

"Malam kejadian itu, mereka sama-sama melakukan perlawanan (berkelahi), sehingga dua-duanya terluka, kemudian mereka ditemukan dalam keadaan tak berdaya oleh petugas yang dapat laporan," urainya.

Lanjut Kompol Idit, petugas yang melihat hal tersebut, dibantu warga sekitar langsung membawa mereka ke rumah sakit untuk ditangani secara medis.

Namun sayangnya, satu di antaranya, yakni AR, meninggal dunia tak berselang lama.

Baca juga: Pria Beristri di Tabalong Tega Aniaya Perempuan karena Cemburu, Akui Korban sebagai Pacar

Baca juga: Pencurian di Pabrik Penggilingan Padi di Tanahlaut, Semua Gabah yang Raib Milik Warga Panjaratan

Baca juga: Pencurian di Kalsel - Maling Resahkan Warga di Dua Desa di Tanahlaut, Puluhan Karung Gabah Raib

"Mereka diamankankan petugas di lokasi yang sama, tak berselang lama setelah perkelahian itu terjadi. Karena sama-sama terluka, jadi tidak bisa melarikan diri," ungkap Kompol Idit.

Adapun motif dari percekcokan ini adalah karena dendam tersangka GN alias Ontet pada AR.

"Tersangka ini dendam. Dulu pernah dipukul, namun tidak melaporkan (ke polisi). Setahun kemudian, ketemu di jalan, tersangka membalaskannya di malam itu," jelas Kapolsek.

( Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved