Berita Banjarbaru

Resmi Pimpin BPK Kalsel, Rahmadi Bakal Sisir Temuan Lama

Rahmadi resmi pimpin BPK Kalsel menggantikan M Ali Asyhar yang berpindah tugas memimpin BPK Kalteng

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
Rahmadi resmi pimpin BPK Kalsel menggantikan M Ali Asyhar yang berpindah tugas memimpin BPK Kalteng, Kamis (22/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi berganti dalam serah terima jabatan Kepala Perwakilan Kalsel di kantor BPK RI perwakilan Kalsel di Banjarbaru, Kamis (22/9/2022).

M Ali Asyhar yang sebelumnya menjadi Kepala Perwakilan digantikan oleh Rahmadi yang sebelumnya menjabat sebagai kepala perwakilan BPK Kalimantan Barat. 

Sementara M Ali Asyhar berpindah menjadi Kepala Perwakilan BPK Kalimantan Tengah.

Dalam serah terima jabatan turut hadir Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan kepala instansi vertikal dan universitas di Kalsel.  Tak hanya itu, juga turut hadir bupati, wakil wali kota dan sekda dari daerah di Kalsel.

Baca juga: BPK Perwakilan Kalsel Monitoring Pelaksanaan Program Penyaluran BLT DD di Balangan

Baca juga: Warga Kalsel Ahmadi Noor Supit Terpilih Jadi Anggota BPK RI, Istri di Banjarmasin Ucap Syukur

Serah terima jabatan disaksikan langsung anggota VI BPK RI, Pius Lustrilanang. Dalam sambutannya, Pius memberi tugas kepada kepala perwakilan baru, Rahmadi agar kembali menyisir kembali temuan lama agar bisa diselesaikan kasusnya.

"Tolong nanti temuan yang lama, yang orangnya mungkin sudah berganti, atau sudah tidak ada lagi, agar bisa diselesaikan, sehingga orang yang baru tidak terbebani dengan permasalahan yang lama, tolong nanti Pak Rahmadi agar bisa disisir," ujarnya.

Ia pun mengapresiasi kinerja dari M Ali Asyhar yang sudah berkinerja baik di Kalsel. Bahkan semua daerah di Kalsel sudah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian.

"Ini kami minta juga untuk daerah bisa dipertahankan," katanya.

Sementara Kepala BPK Kalsel, Rahmadi mengatakan targetnya setelah ini yakni meningkatkan kualitas laporan keuangan di wilayah Kalimantan Selatan. 

Terkait permasalahan aset yang masih menjadi permasalahan di Kalsel kata Rahmadi pihaknya akan terus memperbaiki secara bertahap.

Temuan lama yang diminta diselesaikan ujar Rahmadi pihaknya akan melakukan penyisiran temuan lama yang ada kerugian namun orang maupun organisasinya sudah berubah.

"Sebenarnya, selesai yang dimaksud bukan selesai seperti itu, kita harus analisa dulu, tetapi jika tidak bisa ditindaklanjuti itu derajatnya sama dengan selesai, misalnya orang yang sudah meninggal," ujarnya.

Ia berharap temuan di Kalimantan Selatan bisa berkurang. Dengan berkurang maka mengindikasikan kualitas lapor keuangan menjadi lebih baik.

Sedangkan M Ali Asyhar mengatakan secara umum Kalimantan Selatan sudah bagus. Hanya tersisa permasalahan aset yang harus diperbaiki. 

Baca juga: Raih Opini WTP BPK RI atas Pengelolaan Keuangan, Bupati HST Sebut Jadi Motivasi Lebih Baik Lagi

"Termasuk permasalahan SDM yang harus diperbaiki terkait pengelolaan keuangan secara umum," ujarnya.

Sementara Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor menyambut baik kepala perwakilan BPK RI Kalsel yang baru. Ia berharap sinergi antara BKP dengan Pemprov Kalsel dalam memberikan bimbingan untuk meraih WTP bisa semakin baik. (Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved