Berita Banjarmasin

Soal Video Asusila Sesama Jenis di Banjarmasin, Begini Pandangan Pakar Hukum

pakar hukum, Muhammad Pazri Pakar Hukum, Dr Muhammad Pazri meminta kasus video asusila sesama jenis diusut tuntas

Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Mia Maulidya
Pakar Hukum, Dr Muhammad Pazri meminta kasus video asusila sesama jenis diusut tuntas. Karena, berpotensi mencemarkan nama baik kampus dan berdampak luas bisa merusak karakter dan berpotensi dicontoh publik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Video asusila hubungan sesama jenis dua pemuda di Banjarmasin yang viral beberapa hari terakhir, memantik perhatian banyak pihak. Tak terkecuali pakar hukum, Muhammad Pazri.

Dia mengatakan kasus tersebut harus diusut tuntas. Semua pihak terkait segera diperiksa. Apalagi, menyeret nama institusi kampus.

“Itu kelakuan personal seseorang. Meski dia merupakan mahasiswa di sebuah kampus, tetapi dampaknya berpotensi mencemarkan nama baik institusi,” katanya, Kamis (22/9/2022).

Selain itu, menurut Pazri, hal tersebut akan berdampak luas. Bisa merusak karakter dan berpotensi dicontoh publik.

“Ini masalah serius, semua pihak harus bersikap, mulai dari kampus, pemda, instansi terkait, MUI dan lain-lain,” ujar Doktor Hukum jebolan Universitas Islam Sultan Agung Semarang ini.

Baca juga: Heboh Video Dua Pemuda Lakukan Hubungan Sesama Jenis, Diduga Mahasiswa di Banjarmasin  

Baca juga: Polisi Turun Tangan, Begini Kronologi Lengkap Video Asusila Dua Pemuda Sesama Jenis di Banjarmasin

Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani polisi. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kalsel mengaku telah menerima laporan.

Pelapor berinisial AS. Sementara terlapor adalah JN. Pengaduan telah diterima polisi sejak 14 September 2022.

Video tersebut dibuat pada Mei 2022. Tetapi, baru beredar sejak beberapa hari terakhir.

Selama sekitar empat bulan itu, AS mengaku terus diancam JN. Sebab AS yang sudah dianggap pacar perlahan menjauh dari JN. AS juga beberapa kali menolak ajakan JN untuk bertemu.

Baca juga: Video Adegan Sesama Jenis di Banjarmasin Viral, Polda Kalsel Identifikasi Keberadaan Perekam

Pazri menyebut dugaan kasus itu bisa berkembang luas. Bukan hanya soal pengancaman melainkan juga tindak pidana pornografi Pasal 32 Juncto Pasal 6 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008.

Juga Pasal 27 ayat (1) Juncto Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomoro 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved