Berita Viral

Video Adegan Sesama Jenis di Banjarmasin Viral, Polda Kalsel Identifikasi Keberadaan Perekam

Petugas Ditreskrimsus Polda Kalsel deteksi keberadaan perekam video viral tak senonoh dua laki-laki. Korban diancam pelaku agar tetap jalin hubungan.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Alpri Widianjono
DNA Magazine
Ilustrasi pasangan sesama jenis. Petugas Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan melakukan penyelidikan atas video viral pasangan sesama jenis. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penanganan atas pengaduan terkait video berisi adegan tak senonoh dua pemuda sesama jenis yang viral beredar di media sosial, masih terus bergulir. 

Terkini, penyidik Subdit V Tipidsiber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) telah memintai keterangan dari pelapor berinisial AS dan tiga saksi. 

"Sudah dimintai klarifikasi dari pelapor saudara AS dan kami memintai keterangan dari tiga orang saksi," kata Plt Kasubdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKP Kamaruddin, dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Kamis (22/9/2022).

Penyidik, lanjutnya,  saat ini belum menetapkan status tersangka. Karena saat ini penanganan masih dalam status pengaduan masyarakat (Dumas). 

Baca juga: Polisi Turun Tangan, Begini Kronologi Lengkap Video Asusila Dua Pemuda Sesama Jenis di Banjarmasin

Baca juga: Heboh Video Dua Pemuda Lakukan Hubungan Sesama Jenis, Diduga Mahasiswa di Banjarmasin 

Baca juga: Diduga Pengaruh Miras, Lima Perempuan di Tanbu Lakukan Pengeroyokan Gara-gara Rebutan Lelaki

 

Baca juga: Pria Beristri di Tabalong Tega Aniaya Perempuan karena Cemburu, Akui Korban sebagai Pacar

Pihak yang diadukan oleh AS adalah seorang pemuda berinisial J yang diduga sebagai salah satu pemeran sekaligus perekam video berisi adegan tak senonoh itu. Saat ini,  J belum memenuhi panggilan polisi. 

"Kami masih mengidentifikasi keberadaan terlapor. Kami berupaya melakukan pendekatan melalui keluarganya supaya yang bersangkutan bisa mendatangi kami dan kooperatif untuk dimintai keterangannya," beber AKP Kamaruddin. 

Sedangkan dari keterangan yang diperoleh dari pelapor dan tiga saksi, dugaan motif sementara disebarkannya video tersebut karena pelaku sakit hati terhadap AS. 

Dugaan motif Ini diperkuat oleh keterangan AS yang sejak Mei 2022 seringkali menerima ancaman dari J yang akan menyebarkan video tersebut jika tak memenuhi keinginannya.

Baca juga: Perkelahian di Kampung Gedang Banjarmasin, Pelaku Ambil Pisau dari Warung Makan

Baca juga: Warga Jalan Veteran Banjarmasin Luka Parah di Pipi, Diduga Akibat Perkelahian

Baca juga: Rekontruksi Kasus Pembunuhan di Kelayan Selatan Banjarmasin, Diduga Dendam Setahun Lalu

"Jadi adapun modusnya, sementara dari yang kami dapat melalui keterangan beberapa saksi, pelaku merekam dan menyebarkan video itu untuk dijadikan bahan agar si pelapor, si AS, masih terikat dengan dia (perekam)," kata AKP Kamaruddin. 

Sebelumnya, pengaduan oleh AS disampaikan ke Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Kalsel saat Rabu (14/9).

Saat itu, AS mengadu bahwa merasa dirugikan karena video berdurasi sekitar 24 detik yang berisi gambar dirinya itu tersebar luas di media sosial.

( Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved