Berita Banjarbaru

Warga Banjarbaru Keluhkan Tarif PTAM Intan Banjar, Pengacara Kalimantan Buka Posko Gugatan

Kantor Pengacara Kalimantan membuka posko gugatan menyikapi banyaknya keluhan tarif PTAM Intan Banjar

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Pengacara kalimantan saat menunjukkan surat terbuka posko gugatan kenikan tarif air PTAM Intan Banjar, Kamis (22/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar September 2022 ini resmi menyesuaikan tarif beban tetap, pemakaian air bersih bagi para pelanggan.

Hal itu lantas membuat para pelanggan PTAM Intan Banjar merasa keberatan, karena harus menguarkan biaya lebih untuk membayar tagihan air.

Satu di antaranya yaitu Rendy Tisna (32) Warga Jalan Karang Anyar II, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalsel.

Rendy memilih untuk tidak membayar tagihan air bersih pada bulan ini. Menurutnya tagihan air miliknya mengalami kenaikan lebih dari 50 persen.

"Biasanya Rp 150 ribu, bulan ini jadi Rp 250 ribu, padahal pemakaian air sama seperti bulan-bulan sebelumnya," katanya, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Warga Banjarbaru Keluhkan Tarif Air Bersih, Aditya Minta Direktur PTAM Intan Banjar Lakukan Ini

Baca juga: Bahas Soal Biaya Beban Tetap, DPRD Kota Banjarbaru Minta PTAM Intan Banjar Tunda Kenaikan Tarif

Keluhan yang sama juga diungkapkan oleh Hasan Subuh (30), seorang pelaku UMKM di Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalsel.

Hasan mengaku tagihan pemakaian bulan ini bertambah lebih dari 100 persen, semula Rp 60 Ribu kini menjadi Rp 120 Ribu.

"Tentunya berat kalau biayanya bertambah, apalagi saya ini jualan enggak menentu. Kalau bisa tarifnya kembali seperti sebelumnya," ujarnya.

Banyaknya warga Kota Banjarbaru yang mengeluhkan keinakan tarif beban tetap air bersih, membuat Kantor Pengacara Kalimantan membuka posko gugatan.

Dijelaskan Andri Ariyanto, posko tersebut mereka buat untuk membantu warga dalam menyampaikan keluhan terkait kenaikan tarif air bersih.

"Posko kami bentuk sejak tanggal 20 kemarin, dan sampai sekarang sudah ada 10 warga yang melapor ke kami," jelasnya.

Posko gugatan itu rencanaya dibuka sampai satu bulan kedepan. 

Baca juga: DPRD Kota Banjarbaru Minta Kenaikan Tarif Beban Tetap Ditunda, Begini Respon PTAM Intan Banjar

Apabila dalam kurun waktu tersebut tarif beban air tetap yang baru tidak berubah, maka pihaknya ujar Andri akan melayangkan surat somasi ke PTAM Intan Banjar.

"Apabila tidak ada respon juga, maka kami akan layangkan gugatan pada masing-masing wilayah hukum domisili pelanggan," terangnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved