Bumi Saijaan

Diskominfo Kotabaru Ikuti Rakor Pengembangan Computer Security Incident Responden Team

Plt Kadiskominfo Kotabaru mendukung adanya kegiatan CSIRT untuk melindungi data pemerintahan.

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
Diskominfo Kotabaru
Plt Kadiskominfo Gusti Abdul Wakhid (dua dari kanan) mengikuti rakor CSIRT 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan mengadakan rapat koordinasi (Rakor) Pengembangan Computer Security Incident Responden Team (CSIRT), Kamis (22/9/2022).

Rakor ini bertujuan meningkatjan keamanan data pemerintahan berbasis elektronik, dilaksanakan di aula Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Kalsel di Banjarbaru.

Diikuti Diskominfo kabupaten/kota tidak kecuali Kabupaten Kotabaru, rakor dibuka Kepala Diskominfo Pemprov Kalsel H M Muslim, dengan narasumber Intelkam siber Polda Kalsel Muhammad Dicky SH MH dan Dwi Kardono S Sos MA melalui virtual.

Baca juga: Bupati Kotabaru Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala BPK Perwakilan Kalsel

Pada kesempatan itu, Plt Kepala Dinas Kominfo Kotabaru, Gusti Abdul Wahid didampingi Kabid Komunikasi Publik dan Persandian menyampaikan, sangat mendukung adanya kegiatan CSIRT untuk melindungi data pemerintahan.

Plt Kadiskominfo Gusti Abdul Wakhid (empat dari kanan) mengikuti rakor CSIRT
Plt Kadiskominfo Gusti Abdul Wakhid (empat dari kanan) mengikuti rakor CSIRT
(Diskominfo Kotabaru)

"Kami mendukung dan mudah-mudahan CSIRT ini bisa diterapkan di daerah kita," harapnya.

Sebelumnya, Kepala Diskominfo Pemprov Kalsel H M Muslim mengatakan, sistem keamanan pemerintahan berbasis elektronik di Kalsel harus ditingkatkan, mengingat sekarang banyaknya serangan dari hacker.

Plt Kadiskominfo Gusti Abdul Wakhid mengikuti rakor CSIRT
Plt Kadiskominfo Gusti Abdul Wakhid mengikuti rakor CSIRT (Diskominfo Kotabaru)

"Kita ingin keamanan data pemerintah berbasis elektronik di Kalsel harus diutamakan dan ditingkatkan dengan membentuk CSIRT di daerah," tuturnya

Ia pun, berharap, agar semua itu bisa terwujud maka harus menyamakan persepsi dan komitmen untuk mengatasi serangan dari hacker dengan menggandeng stackholder dalam pengelolaannya. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved