OTT KPK di Mahkamah Agung

KPK Resmi Lakukan Penahanan, MA Berhentikan Sementara Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Mahkamah Agung memberhentikan sementara Hakim Agung Sudrajad Dimyati. KPK resmi melakukan penahanan terhadap Sudrajad Dimyati.

Editor: M.Risman Noor
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
Hakim Agung Sudrajad Dimyati tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta pada Jumat (23/9/2022) usai jadi tersangka dalam dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA). Diketahui sebelumnya Ketua KPK Firli telah mengumumkan nama-nama tersangka kasus ini 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mahkamah Agung memberhentikan sementara Hakim Agung Sudrajad Dimyati. KPK resmi melakukan penahanan terhadap Sudrajad Dimyati seiring penetapan sebagai tersangka.

Hakim Agung Sudrajad Dimyati merupakan salah satu tersangka ditetapkan KPK dalam kasus suap perkara di Mahkamah Agung.

Dalam kasus suap OTT KPK di Mahkamah Agung ditetapkan 10 tersangka.

Termasuk pula pengacara kondang Yosep Parera yang diamankan di Semarang.

Baca juga: Tak Punya Rumah, Nenek 55 Tahun di Kabupaten HST Kalsel Ini Tinggal Ditenda Tak Layak Huni 

Baca juga: Viral Penemuan Ular Piton Raksasa di Muna Barat Sultra, Warga Ramai-ramai Menggotong

"Kemudian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kalau aparatur pengadilan itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, maka Mahkamah Agung akan mengeluarkan surat pemberhentian sementara terhadap aparatur tersebut," kata Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung, Zahrul Rabain dalam konferensi pers di KPK, Jumat (23/9/2022).

Zahrul menjelaskan pemberhentian sementara ini agar tersangka fokus pada kasus yang menjeratnya.

"Guna menghadapi pemeriksaan dengan sebaik-baiknya," sambungnya.

Di sisi lain, Zahrul menyebut pihaknya sangat prihatin soal adanya penangkapan seorang tersangka dalam lingkungan peradilan.

Namun, dia mengungkapkan pihaknya akan tetap mendukung KPK dalam menyerahkan permasalahan ini untuk proses hukum lebih lanjut.

"Oleh sebab itu, kami dari Mahkamah Agung akan memberikan sepenuhnya, mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan oleh KPK, dan kami menyerahkan permasalahan ini ke dalam proses hukum yang berlaku sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang dilakukan KPK," bebernya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved