DPRD Batola

Monitoring ke UPT Limbah B3 di Sungai Pitung, Akses Jalan Jadi Perhatian Komisi III DPRD Batola

Ketua Komisi III DPRD Batola, turut mengapresiasi berjalannya incenerator dengan kapasitas cukup besar ini.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Eka Dinayanti
Humas DPRD Batola
Komisi III DPRD Barito Kuala saat monitoring ke UPT Limbah B3 do Sungai Pitung, Kecamatan Alalak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Komisi III DPRD Barito Kuala gelar kunjungan kerja di Kecamatan Alalak, tepatnya di UPT Limbah B3 (bahan berbahaya beracun) yang beralamat di Desa Sungai Pitung, Senin (19/9/2022) lalu.

Dalam monitoring UPT Dinas Lingkungan Hidup Batola yang dikelola melalui BLUD ini, sejumlah informasi pun didapat dalam berlangsung pengoperasian limbah berbahaya ini.

Disampaikan Muhammad Zamruni, Ketua Komisi III DPRD Batola, pihaknya turut mengapresiasi berjalannya incenerator dengan kapasitas cukup besar ini.

Karena selain mampu mengelola limbah B3 secara baik, sejumlah pekerja yang terlibat pun mampu diserap dari masyarakat sekitar.

_Komisi III DPRD Barito Kuala saat monitoring ke UPT Limbah B3 do Sungai Pitung, Kecamatan Alalak
_Komisi III DPRD Barito Kuala saat monitoring ke UPT Limbah B3 do Sungai Pitung,
Kecamatan Alalak (Humas DPRD Batola)

"Ya Alhamdulilah, sebagian karyawan adalah warga sekitar sini, seperti security, petugas kebersihan hingga operator," beber Zamruni, Jumat (23/9/2022).

Ia pun mengatakan, per bulan rata-rata incenerator di Sungai Pitung ini menerima 10 hingga 15 ton limbah B3.
Sedangkan kapasitas kinerja pembakaran mampu melumat 150 kg per jam.

Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar, pengelola juga menempatkan spray water di bagian atas untuk menghindari menyebarnya abu dan partikel kecil hasil pembakaran.

"Pihak UPT juga menjalin koordinasi dengan pihak desa sekitar, sehingga jika ada keluhan bisa langsung direspons," beber Zamruni.

Meski pengoperasian telah berjalan baik, ia pun mengharapakan adanya perbaikan akses jalan untuk mecapai lokasi incenerator.

Hal ini dinilai penting guna mempermudah mobilisasi angkutan limbah ke UPT Limbah B3 tersebut.

"Mungkin itu yang jadi perhatian, semoga cepat ada solusinya. Entah kerjasama dengan pihak perusahaan atau bagaimana," pungkas Zamruni. (AOL)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved