Berita Banjarmasin

Satu Lagi Tersangka dan Barang Bukti Kasus Korupsi PT Kodja Bahari Diserahkan ke Penuntut Umum

tersangka S oknum pegawai pada PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Shipyard Banjarmasin disangkakan pasal Undang-Undang Pemberantasan Tipikor.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
Penkum Kejati Kalsel
Satu tersangka berinisial S bersama barang bukti diserahkan Penyidik ke Jaksa Penuntut Umum Kejari Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Satu lagi tersangka beserta barang bukti kasus dugaan korupsi menyangkut PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Shipyard Banjarmasin diserahkan penyidik kepada Jaksa Penuntut Umum (Tahap II).

Tersangka yang diserahkan oleh Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kalsel) kepada Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin yakni berinisial S.

"Sudah dilakukan Tahap II kemarin tersangka S bersama barang bukti," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kalsel, Romadu Novelino, Jumat (23/9/2022).

Ini setelah berkas penyidikan atas kasus dengan tersangka S dinyatakan lengkap (P21) berdasarkan nota dinas nomor ND – 76/0.3.5/Ft.1/07/2022.

Baca juga: Begini Penjelasan SPBU dan Pertamina di Banjarmasin Terkait Isu Pemakaian Pertalite Cepat Habis

Baca juga: Bahan Bakar Pertalite Cepat Habis Dirasakan Sejumlah Warga di Kota Banjarmasin

Dalam berkas perkara, tersangka S yang merupakan oknum pegawai pada PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Shipyard Banjarmasin disangkakan pasal pada Undang-Undang Pemberantasan Tipikor.

Pada dakwaan primair yakni Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Lalu dakwaan subsidiair, Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Penyerahan tersangka dan barang bukti ini melengkapi Tahap II atas tiga tersangka lainnya yakni inisial AP, MS dan L yang bersama barang bukti sudah lebih dulu diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum Kejari Banjarmasin.

Baca juga: Ikuti Lomba Sekolah Sehat, 11 Dokter Kecil SDN Paringin 2 Dibekali Pengetahuan Kesehatan untuk UKS

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Aruh Sastra 2022, Tanahlaut Bakal Ajak Peserta Plesiran di Lokasi Wisata Ini

Dari keempat tersangka ini dua di antaranya yaitu berinisial AP dan S merupakan karyawan di perusahaan perkapalan berplat merah tersebut.

Sedangkan dua tersangka lainnya yaitu berinisial MS dan L merupakan pihak pelaksana pekerjaan.

Diberitakan sebelumnya, dugaan korupsi dalam kasus ini terkait penyimpangan pelaksanaan pekerjaan pembuatan dok pada PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Shipyard Banjarmasin.

Dimana pekerjaan pembuatan dok tersebut merupakan proyek pekerjaan di Tahun Anggaran 2018 dengan nilai pagu anggaran sebesar kurang lebih Rp 18 miliar.

( Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved