Berita Banjarmasin

Sosialisasi Ideologi Pancasila Menyasar Guru PAUD Se-Kalimantan Selatan

Para guru PAUD se-Kalsel mengikuti sosialisasi ideologi Pancasila yang diadakan BPIP bekerja sama dengan Komisi II DPR RI.

Penulis: Noor Masrida | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOOR MASRIDA
Sosialisasi ideologi Pancasila oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, menggandeng Komisi II DPR RI, kepada para guru PAUD se-Kalimantan Selatan, Sabtu (24/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, ,BANJARMASIN - BPIP)'>Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP) pusat menggandeng Komisi II DPR RI melakukan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di Kalimantan Selatan, Sabtu (24/9/2022) siang. 

Dalam kegiatan ini, sejumlah narasumber hadir sebagai pembicara, yaitu anggota DPR RI di Komisi II Hj Aida Muslimah, Direktur BPIP Pusat Dr Drs Yakob KM, MSi dan dosen FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Khairussalam SAg, MSi. 

Sedangkan peserta yang hadir adalah para guru pendidikan anak usia dini yang tergabung dalam Himpunan Pengajar PAUD Kalimantan Selatan. 

Bukan tanpa alasan, sosialisasi ini menyasar para guru PAUD ujar Hj Aida Muslimah, yang ditemui usai mengisi acara. 

"Para peserta ini sebagian besar adalah perwakilan dari guru-guru PAUD di Kalimantan Selatan. Mereka ini adalah perpanjangan tangan kami untuk menyampaikan dan mensosialisasikan penerapan ideologi pancasila di level anak usia dini, tentu dengan bahasa yang mudah juga dipahami oleh murid di usia yang masih sangat belia itu," papar Aida. 

Baca juga: Longsor Hilangkan Penahan Air Sungai Tabalong di Kuangan Kabupaten HSU Kalsel

Baca juga: Banjir Kalsel, Permukiman di Mangunang Terendam dan Jembatan Desa Alat Selamat di Kabupaten HST

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Beberapa Wilayah di Kalimantan Selatan Terdampak Banjir

Dari kegiatan BPIP bekerja sama dengan Komisi II DPR RI, ujar Aida, diharapkan nantinya Pancasila bukan hanya diucapkan saja, tapi benar-benar didalami dan diberikan dalam bentuk yang nyata di masyarakat. 

"Walaupun istilahnya lingkupnya kecil, di tingkat keluarga, di lingkungan tempat tinggal, namun ketika diterapkan bagaimana bersikap terhadap perbedaan, itu patut sekali dilaksanakan," sambung ibu dua anak ini. 

Sementara itu, Yakob menilai, kegiatan sosialisasi ini juga sangat baik untuk membangun karakter masyarakat Banua. 

"Dengan persatuan ini pula kota bisa mewujudkan untuk membangun Kalimantan Selatan," papar Yakob. 

Selain itu, masyarakatnya pun diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila ini agar menjadi manusia yang bermoral. Oleh karenanya, untuk menjadi negara yang maju, kita harus mempunyai nilai-nilai Pancasila yang kuat. 

Baca juga: Banjir di Jalan Nasional Desa Damar Indah Tanahbumbu Mulai Surut

Baca juga: Camat Sungailoban Tanbu Ingatkan Pengendara Hati-hati Melintas di Area Banjir di Desa Damar Indah

Baca juga: Jalan Utama Wisata Religi Sekumpul Kota Martapura Terendam, Pengendara Cari Jalur Alternatif

"Itu yang bisa merekatkan kita sebagai masyarakat, adanya kebersamaan dengan keadilan sosial, persatuannya, serta motto rakat mufakat seperti selogan di Banua ini," tukasnya. 

Sedangkan Khairussalam, menguraikan, para guru PAUD ini adalah ujung tombak bagi penyampaian sosialisasi ke generasi selanjutnya. 

"Paling tidak, di usia segitu, anak-anak ini mulai diperkenalkan dengan ideologi negara kita yang mampu menyatukan perbedaan di lingkungan mereka," urainya. 

( Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved