Berita Banjar

Tim Kesehatan Masyarakat FK ULM Ajarkan Warga Martapura Timur Cara Jaga Kesehatan saat Banjir

tim pengabdian masyarakat Prodi Kesehatan Masyarakat FK ULM ajarkan warga Martapura Timur cara menghadapi bencana banjir.

Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
Fauzie untuk BPost
Warga diajarkan cara menjaga kesehatan dengan menjaga kehigienisan makanan dan menjaga kesehatan kulit saat kebanjiran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Banjir yang rutin melanda Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar menjadikan daerah ini menjadi sasaran tim pengabdian masyarakat Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat untuk melakukan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana banjir.

Risiko yang ditimbulkan akibat banjir ungkap anggota tim, Fauzie Rahman Sabtu (24/9/2022) ada berbagai macam, termasuk dampak kesehatan.

Sementara saat tertimpa musibah bencana, masyarakat juga harus menjaga kondisi kesehatan agar tidak sakiti.

"Peningkatan kapasitas pemahaman masyarakat ini dalam upaya pengurangan risiko banjir merupakan bagian dari pengurangan risiko bencana, termasuk risiko terhadap kondisi kesehatan yang akan terjadi ketika bencana,” kata Fauzie Rahman.

Baca juga: Persiapkan 3 Prodi Spesialis Baru, FK ULM Jalin Kerja Sama dengan Universitas Airlangga & Brawijaya

Pada saat banjir ujar Fauzie ada banyak penyakit yang mengancam masyarakat, mulai dari diare, gatal, penyakit kulit, hingga flu.

Sehingga warga yang jadi langganan banjir wajib memiliki pemahaman terkait menjaga kesehatan selama banjir.

Warga diajarkan cara menjaga kesehatan dengan menjaga kehigienisan makanan dan menjaga kesehatan kulit saat kebanjiran.

Kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar.

Jumlah peserta sebanyak 20 orang yang merupakan warga perwakilan dari tiap desa yang ada di Kecamatan Martapura Timur.

Baca juga: Praktik Lapangan, Mahasiswa FK ULM Bikin Teknologi Tepat Guna Filtrasi Air di Desa Tegal Sari Tanbu

"Harapannya program ini dapat menjadi dasar dalam perumusan panduan mitigasi bencana Banjir di Kecamatan Martapura Timur," ujar Fauzie.

Tim yang terdiri dari Fauzie Rahman, Nur Laily, Anggun Wulandari alumni dan mahasiswa ini berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memperkaya dan meningkatkan pengetahuan dan informasi pada masyarakat mengenai mitigasi bencana banjir dalam upaya pengurangan risiko berbasis komunitas.

Selain itu dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan adaptasi untuk menghadapi bencana banjir berdasarkan strategi coping yang terdiri dari aspek ekonomi, sosial, struktural dan kultural.

Banjarmasinpost.co.id / milna

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved