Berita Tanahlaut

Hilang Melaut, Nelayan Tanjungdewa Kalsel Ditemukan Meninggal, Terdampar di Pesisir Muara Sungai

Nelayan Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan (Kalsel), yang hilang saat melaut ditemukan meninggal

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
IDR untuk BPost
HILANG - Warga Tanjungdewa turun ke pesisir pantai setempat guna melihat pencarian terhadap seorang nelayan setempat yang hilang, Sabtu siang. Tengah malam tadi akhirnya ditemukan, Minggu (25/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Setelah sekitar belasan jam dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan, nelayan Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), yang hilang yakni Musliadi (43) akhirnya ditemukan, malam tadi.

Penuturan warga setempat, warga Jalan Bulanang RT 12/004 itu ditemukan sekitar pukul 23.30 Wita malam tadi. Kondisinya telah tak bernyawa atau meninggal.

Nelayan kapal kecil (kelotok) itu diperkirakan tercebur ke laut ketika terjadi gelombang besar di perairan laut di sekitar Pulau Datu, Sabtu siang kemarin.

Sekadar diketahui Sabtu kemarin sejak pagi hingga siang hujan mengguyur wilayah Tala. Bahkan di perairan tiupan angin cukup besar sehingga gelombang di lautan pun turut membesar.

Baca juga: Nelayan Tanjungdewa Kabupaten Tanahlaut Kalsel Hilang, Kelotok Ditemukan Terombang-ambing

Baca juga: Nelayan Kalimantan Selatan Tetap Minta Nelayan Jateng Tak Masuk Perairan Kalsel Radius 30 Mil

"Yang pertama menemukan nelayan di kampung kami juga, ketika hendak masuk. Malam tadi air laut pas surut. Nah, nelayan itu melihat sesosok tubuh tergeletak di pesisir dekat muara sungai Tanjungdewa. Kami di sini menyebutnya pantai Batusawar," papar H Asnawi, kepala Dusun 4, Minggu (25/9/2022).

Nelayan tersebut kemudian menghubungi warga di kampung. Selanjutnya dilakukan evakuasi ke daratan dan dibawa ke rumah duka.

Asnawi mengatakan saat ini sebenarnya gelombang di perairan laut setempat biasa saja, masih cukup aman untuk melaut. Hanya saja pada Sabtu kemarin memang terjadi hujan deras yang berlangsung cukup lama dan disertai angin.

Baca juga: Insiden Nelayan Daha Kabupten Hulu Sungai Selatan Tertembak, Oknum Aipda F Diamankan Polres HSS

Saat ini dikatakannya sedang musim udang. Karena itu Musliadi dan nelayan lainnya juga sedang beraktivitas melaut mencari udang.

"Melautnya tak jauh, hanya di seputaran Pulau Datu saja, paling hanya 2-3 mill saja," tandas Asnawi.

(Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

 

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved