Berita Tanahlaut

Nelayan Tanjungdewa Kabupaten Tanahlaut Kalsel Hilang, Kelotok Ditemukan Terombang-ambing

Seorang nelayan Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan dilaporkan hilang. Warga melihat sebuah kelotok terapung

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
IDR untuk BPost
HILANG - Warga Tanjungdewa turun ke pesisir pantai setempat guna melihat pencarian terhadap seorang nelayan setempat yang hilang, Sabtu siang. Tengah malam tadi akhirnya ditemukan, Minggu (25/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Musibah di perairan Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali terjadi. Seorang nelayan Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, hilang.

Informasi diperoleh, Minggu (25/9/2022), nelayan tersebut bernama Musliadi kelahiran Tanjungdewa 28 agustus 1979 atau berusia 43 tahun. Tercatat sebagai warga Dusun 4 di lingkungan RT 012 RW 004.

Musliadi berangkat melaut pada Sabtu subuh kemarin. Namun hingga malam tak kunjung pulang, padahal biasanya pulang melaut saat hari masih terang (siang/sore).

Awalnya sekitar pukul 12.00 Wita ada warga Tanjungdewa yang berada di Pulau Datu melihat sebuah kelotok terombang-ambing tak jauh dari pulau setempat.

Baca juga: Ratusan Orang Mencari Remaja Tenggelam di Sungai Pandawan Kabupaten HST Kalsel

Baca juga: Bermain di Danau Bekas Galian di Eks Sirkuit Sungai Ulin Banjarbaru, Dua Bocah Tewas Tenggelam

"Kalau tak keliru Pak Musa yang melihatnya. Lalu sidin (beliau) menyampaikan kepada warga di kampung," papar H Asnawi, kepala Dusun 4.

Musa, juru kunci makam Pulau Datu, membenarkan hal itu.

"Iya, saat itu saya bersama beberapa warga sedang duduk di warung di Pulau Datu. Kami melihat ada kelotok yang terombang-ambing terbawa gelombang," ucapnya.

Dikatakannya, cuaca Sabtu kemarin sejak pagi hingga tengah hari memang kurang baik. Hujan terus mengguyur dan angin bertiup kencang sehingga gelombang di sekitar Pulau Datu juga cukup besar.

"Mungkin sekitar 100 meter jarak kelotoknya saat kami lihat terombang-ambing tidak ada orangnya. Lalu langsung kami sampaikan kepada warga di kampung," tandasnya.

Baca juga: Tertabrak Kayu, Kapal Angkutan Tenggelam di Sungai Kuin Banjarmasin

Pencarian pun langsung dilakukan yang melibatkan pihak Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Tala, Polsek Panyipatan, Satpolairud, Basarnas, serta warga Tanjungdewa.

Hingga petang pencarian tersebut belum membuahkan hasil. "Tapi alhamdulillah tengah malam tadi sudah ditemukan," sebut Musa. (Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved