Berita Banjarbaru

Pertigaan Jalan RO Ulin Kota Banjarbaru Kerap Terdampak Banjir, Ternyata Ini Penyebabnya

Dinas PUPR Kota Banjarbaru sebut drainase yang dibangun pemko tidak mampu tampung air hujan pada drainase Balai Jalan Nasional di Jalan A Yani km 33.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Pertigaan Jalan RO Ulin dan Jalan Ahmad Yani Km 33, Kota Banjarbaru, kerap tergenang ketika turun hujan dengan intensitas tinggi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Kota Banjarbaru saat Sabtu (25/9/2022), memunculkan  genangan di sejumlah titik.

Satu di antaranya, yakni kawasan pertigaan Jalan RO Ulin, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Genangan yang terjadi di Jalan RO Ulin, rupanya menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Lia (45) seorang penjual makanan di lokasi tersebut.

Akibat itu pula, dia harus tutup lebih awal karena tidak bisa membuat tambahan makanan untuk dijual. "Mau beli gas, tapi enggak bisa keluar. Setelah hujan reda, mau masak lagi, sudah terlalu sore, jadinya tutup saja," katanya, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Kebakaran di Tanbu Kalsel, Gudang Toko Sembako Ludes Dilalap Si Jago Merah

Baca juga: Hilang Terseret Air Saat Bermain, Begini Nasib Bocah 12 Tahun di Balangan Kalsel Saat Ditemukan

Dikonfirmasi kepada Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru, M Adi Maulana, dikatakannya bahwa air yang menggenangi di ruas Jalan RO Ulin akibat tersambungnya drainase di jalan tersebut dengan saluran di Jalan Ahmad Yani Km 33, Banjarbaru.

"Benar di sana, tapi penumpukan dan permasalahannya pada drainase di ruas Jalan A Yani," jelas Adi.

Lanjut Adi menegeskan bahwa drainase di Jalan Ahmad Yani merupakan kewenangan Balai Jalan Nasional. Sedangkan drainase di Jalan RO Ulin merupakan kewenangan Pemko Banjarbaru.

Meski begitu, pihaknya pada APBD Perubahan 2022 telah berupaya untuk mengurangi debit air hujan yang menjadi beban di saluran drainase Jalan Ahmad Yani tersebut.

Baca juga: Nelayan Tanjungdewa Kalsel Meninggal Tenggelam Saat Melaut, Pagi Ini Dikebumikan

Baca juga: Nelayan Tanjungdewa Kabupaten Tanahlaut Kalsel Hilang, Kelotok Ditemukan Terombang-ambing

"Kami merencanakan pembangunan sumur-sumur resapan untuk mengurangi beban drainase Jalan Ahmad Yani," jelasnya.

Meski begitu, menurut Adi, drainase yang berada di Jalan Ahmad Yani Km 33 Banjarbaru tetap perlu menjadi perhatian Balai Jalan Nasional.

"Karena, kapasitas penampang salurannya hasil dari pengamatan kami sudah tidak sesuai lagi, saat curah hujan tinggi di wilayah tersebut," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved