Sport

Turnamen Futsal Piala Ketua KONI dan Afkot Banjarbaru Ricuh, Seorang Menderita Lebam di Pelipis

Turnamen Futsal Piala Ketua KONI dan Afkot Banjarbaru antara tim SMAN 2 Martapura dan SMAN 1 Gambut di GOR Rudy Resnawan ricuh, seorang luka lebam.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono
SYAIFUL UNTUK BPOST
Suasana kericuhan pada saat turnamen futsal Piala Ketua KONI dan Afkot di GOR Rudy Resnawan, Jalan Trikora, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (25/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kericuhan terjadi pada Turnamen Futsal Piala Ketua KONI dan Asosiasi Futsal Kota (Afkot) Banjarbaru tingkat SMA. Pesertanya dari wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Informasi terhimpun, keributan yang terjadi di Gedung Olahraga (GOR) Rudy Resnawan, Jalan Trikora, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), itu melibatkan pendukung tim SMAN 2 Martapura dan SMAN 1 Gambut, sama-sama Kabupaten Banjar.

Penuturan Syaiful, seorang penonton, kericuhan terjadi saat pertandingan selesai dan dimenangkan tim SMAN 1 Gambut.

"Selesai pertandingan, pendukung dari tribun sebelah turun dan kemudian terjadi keributan," ujarnya, Minggu (25/9/2022).

Dia menduga keributan itu dipicu lantaran tim SMAN 2 Martapura kalah saat adu pinalti, setelah imbang dengan skor 2-2.

Baca juga: Persib vs Persija, Striker Persib Bandung Disiapkan Main di Bek Kiri, Imbangi Krmencik & Riko?

Baca juga: Nasib Pelapis Lukalu di Inter Milan, Masa Depan Edin Dzeko diragukan di Liga Italia

Baca juga: Jadwal Bola Minggu Malam Ini Ada Denmark vs Prancis dan Belanda vs Belgia di UEFA Nations League

"Awalnya skor imbang, kemudian tim Gambut menang pinalti, lalu terjadi keributan," ungkapnya.

Sementara itu, dikonfirmasi kepada Ketua Afkot Banjarbaru, Mulyadi, membenarkan telah terjadi keributan tersebut.

Meski begitu, Mulyadi memastikan bahwa keributan tidak melibatkan pendukung dari dua tim yang sedang bertanding.

"Kami sudah melakukan pengecekan, ternyata yang ribut ini adalah pendukung gadungan. Jadi, bukan pelajar," ungkapnya.

Akibat kericuhan tersebut, dua orang panitia mengalami cidera, satu di antaranya adalah Muhammad Hafiz yang lebam di pelipis ketika berusaha melerai keributan.

Baca juga: Reaksi Soutgate Saat Muncul Tekanan Pemecatan dari Timnas Inggris Jelang Piala Dunia 2022

Baca juga: LINK Nonton TV Online Spotv WSBK Catalunya 2022 Race 2 Malam Ini & Cek Klasemen, Bautista Teratas

Baca juga: Arteta Dipusingkan Masalah Serius Arsenal vs Tottenham di Liga Inggris, Jeda Internasional Pemicunya

"Awalnya saya terkejut juga, tiba-tiba pendukung turun, sambil melempar kursi dan batu yang dibungkus kain. Selain saya, ada juga satu orang yang terluka karena mencoba melerai keributan. Selesai ribut-ribut, pertandingan masih tetap lanjut," terang Hafiz.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved