Ekonomi dan Bisnis

Warga Kalsel Masih Antusias Umrah Meski Biaya Naik dan Vaksin Meningitis Langka

Travel PT Berkat Aulia Kalimantan Selatan semua biaya umrah Rp 29.500.000, sekarang Rp 33.000.000 dikarenakan kenaikan tiket, visa, bus dan hotel.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
Humas Kemenag Kalsel untuk Bpost
Peningkatan permintaan vaksin meningitis dikarenakan tingginya keberangkatan umrah di Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski Biaya Umrah naik dan vaksin miningitis sulit dicari, tapi animo masyarakat akan menunaikan ibadahnya tetap banyak. 

Ketua Serikat Penyelenggara Umroah dan Haji Indonesia Kalimantan Selatan (Kalsel) dan FK Patuh (Penyelenggara Travel Umroh dan Haji), H Saridi, menjelaskan, untuk vaksin meningitis saat ini masih belum ada perkembangan.

Namun, lanut dia, semua calon jemaah harus dan dituntut untuk melakukan vaksin meningitis. 

"Menurut kabarnya, awal Oktober 2022 bisa didistribusikan. Kita tunggu saja. Meski vaksin dan harga naik, antusias menunaikan umrah tinggi. Sebenarnya untuk awal-awal sangat ramai. Kemudian dengan berjalannya waktu dan semakin normalnya umrah, serta seat pesawat sudah kembali normal, kecenderungan minat masyarakat makin meningkat," kata dia. 

Terpisah, Direktur Utama PT Berkat Aulia Kalimantan Selatan, Mona Desmita, SH, MKn, membenarkan mengenai Biaya Umrah naik.

Baca juga: Wisata Banjarmasin - Destinasi Baru di Jalan Gubernur Soebardjo, Bisa Menyaksikan Matahari Terbenam

Baca juga: Banjarmasin Sasirangan Festival 2022 Hadir Kembali Meriahkan Harjad Banjarmasin ke-496

"Iya, di travel umrah kami awalnya Rp 29.500.000 , sekarang sudah Rp 33.000.000. Tidak tahu tarif di travel lain, ya, karena itu tergantung hotelnya juga ketika umrah," kata dia. 

Dijelaskan dia, untuk tiket saat ini masih mahal harganya, sehingga pihaknya susah untuk biaya umrah di bawah Rp 30 juta. 

Sedangakan Manajer Operasional Kaltrabu Tour & Travel, Muhammad Arifudin, mengatakan, harga paket umrah memang naik. 

Disebutjan dia, per Agustus 2022 ada kenaikan yang cukup ekstrem untuk tiket pesawat Garuda Indonesia sekitar Rp 2,3 juta.

"Awal keberangkatan Agustus harga sekitar Rp 32 juta. Setelah ada informasi kenaikan harga dari Garuda Indonesia menjadi Rp 33 juta sampai Rp 34,5 juta (harga di awal September)," kata dia.

Baca juga: Penjual Bunga di Kawasan Wisata Religi Kota Martapura dan Sekitarnya

Baca juga: Manfaatkan Kotoran Kelalawar untuk Pupuk Pertanian, Warga Pasting HST Berburu ke Gua Berangin

Dibeberkannya, dengan tarif Rp 33,7 juta itu meliputi tiket, visa, bus AC, hotel di dekat Masjidil Nabawi dan Masjidil Haram, pelengkap ibadah hingga bimbingan manasik.

Hingga pada pertengahan September 2022, kata dia, harga kembali disesuaikan naik ke angka Rp35, 7 juta. 

"Kenaikan ini sudah diberikan subsidi oleh Mmanajemen Kaltrabu sebesar Rp1,3 juta per orang," kata dia. 

Faktor utama penyebab kenaikan Biaya Umrah karena harga tiket pesawat dan hotel kembali meningkat di pertengahan bulan ini.  

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved