Wisata Kalsel

Wisata Kalsel - Pengelola Bus Kaltim Tujuan Sekumpul Kota Martapura Ini Terpaksa Naikkan Tarif

Wisata Kalsel. Pengeloa bus Kaltim tujuan Wisata Religi Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, naikkan tarif pascakenaikan harga BBM.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Bus pariwisata parkir di kawasan wisata religi Sekumpul, yakni di Gang Purnama, Kelurahan Sekumpul, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (24/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,MARTAPURA - Wisata Kalsel. Akhir pekan biasanya tempat wisata ramai dengan pengunjung. Tapi pascakenaikan harga BBM bersubsidi, banyak warga yang mengeluhkan mahalnya biaya ke tempat wisata.

Penuturan Jio, warga Provinsi Kalimantan Timur, mengaku terpaksa menaikkan tarif angkutan bus pariwisata yang dikemudikannya.

"Saat ini, BBM jenis solar sangat sulit dicari. Padahal itu sebelum kenaikan harga BBM. Terlebih harga BBM naik semakin sulit mencarinya," katanya kepada Banjarmasinpost.co.id saat ditemui di kawasan Wisata Religi Sekmpul di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Dia  mengaku dalam setiap bulan, tiga kali membawa rombongan berziarah ke Sekumpul Martapura.

Baca juga: Pengelola Wisata di Kabupaten HST Sebut Tingkat Kunjungan Turun, Diduga Akibat Daya Beli Masyarakat

Baca juga: Jalan Utama Wisata Religi Sekumpul Kota Martapura Terendam, Pengendara Cari Jalur Alternatif

"Kenaikan BBM ini, selama bulan ini baru satu kali membawa rombongan. Biaya angkut terpaksa naik juga menyesuaikan," katanya di kawasan parkiran bus Sekumpul, Sabtu (24/9/2022).

Sedangkan Muhammad Noor, pengelola Wisata Sungai Khatulistiwa di Desa Sungai Rangas Tengah, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, mengaku dampak kenaikan harga BBM ini sangat terasa.

Kendati Wisata Sungai Khatulistiwa Kabupaten Banjar belum dilengkapi sarana alat permainan edukatif bagi anak-anak dan spot foto, tapi setiap akhir pekan pengunjung semakin menurun dibanding sebelum kenaikan harga BBM.

Kepala Desa setempat, Muhammad Noor, mengaku tidak menaikkan tarif getek Rp 5 ribu per orang dan tarif parkir roda dua Rp 5 ribu.

Baca juga: Wali Kota Ibnu Pesan ke Pengurus PAI Banjarmasin Agar Jadikan Anggrek Sebagai Daya Tarik Wisata

Baca juga: TRAVEL Wisata Kalsel - Sungai Khatulistiwa di Kabupaten Banjar Kalsel

"Pendapatan dari parkir dan getek itu cukup tidak cukup. Pihak Pokdarwis bersabar dalam mengelola Wisata Sungai Khatulistiwa," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi Wisata pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga Dan Pariwisata Kabupaten Banjar, Badi'ah, mengatakan, kegiatan promosi wisata tidak terlalu berdampak dengan kenaikan harga BBM.

Itu karena promosi wisata di Kabupaten Banjar mengandalkan media sosial, pamflet dan brosur.

"Tidak tahu apakah tahun anggaran baru semua biaya cetak pamflet turut terdampak. Selama ini, lebih efektif promosi wisata lewat media sosial," ungkapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved