Berita Kabupaten Banjar

Awal Oktober 2022, Pemerintah Kabupaten Banjar Salurkan Bansos kepada 10.403 KPM

Jajaran Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar akan salurkan 2 persen DAU untuk 10.403 Keluarga Penerima Manfaat atau KPM pada awal Oktober 2022.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
ILUSTRASI - Penerima uang BLT BBM dan BLT Sembako diwajibkan memperlihatkan uang yang diterima untuk difoto petugas di Kantor Pos Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (10/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Awal Oktober ini, Pemerintah Kabupaten Banjar akan menyalurkan bantuan sosial akibat dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang diterapkan pemerintah pada 3 September 2022.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Ranuwaty Rosayulinda, membenarkannya, saat dikonfirmasi, Senin (26/9/2022). 

Menurutnya, bantuan sosial (bansos) yang akan disalurkan itu merupakan alokasi 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima Pemerintah Kabupaten Banjar.

"Ada delapan kategori penerima bansos yang jumlahnya sebanyak 10.403 Keluarga Penerima Manfaat atau KPM se Kabupaten Banjar," katanya.

Baca juga: Rekrutmen Panwaslu Kecamatan di Kabupaten Banjar Minim Pendaftar dari Wilayah Pegunungan

Baca juga: Sampah Menumpuk di Area Tempat Wisata Taman Siring 0 Km Kota Banjarmasin

Baca juga: Kasus Arisan Online Kembali Muncul di Kalsel, Korban Sebut Kerugian Capai Rp 200 Juta

Delapan kategori itu adalah orangtua balita stunting usia 0 hingga 59 bulan, lanjut usia, disabilitas, sopir angkutan, ojol, pelaku usaha mikro, nelayan perikanan tangkap dan kelotok.

Sebelum penyaluran, Ranuwaty Rosayulinda mengatakan, bersama tim melakukan inventarisasi dan validasi agar penerima tidak ganda.

"Syarat penerima bansos BBM  cukup memperlihatkan KTP dan Kartu Keluarga. Nanti penyaluran bansos di wilayah kecamatan," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Desa Sungai Landas, Kecamatan Karang Intan, M Thoha, mengaku, pelaku usaha budi daya ikan di Desa Sungai Landas dianggap mampu karena memiliki modal untuk membeli pakan.

Baca juga: Sidang Korupsi Bank BUMN di Marabahan, Saksi Sebut Terdakwa Terima Imbalan Loloskan Debitur Fiktif

"Kami mendata warga yang lanjut usia dan miskin. Itupun tidak dobel bantuannya. Kalau dobel, kami minta memilih salah satu  dari bantuan sosial tersebut," katanya.

Kepala Desa Sungai Rangas Tengah, Kecamatan Martapura Barat, juga melakukan verifikasi terhadap warganya yang kurang mampu secara ekonomi.

Menurutnya, bantuan sosial yang disalurkan pemerintah melalui pemerintah Kabupaten dan Pemerintahan Desa sehingga harus selektif dan tidak berbuntut masalah hukum karena dobel Bansos.

"Pemerintah desa kami menyalurkan BLT Alokasi Dana Desa. Sedang BLT BBM bagi warga yang mendapat bantuan dari Kementerian Sosial melalui Kantor Pos Martapura," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved