Berita Banjarbaru

Harga Sembako di Pasar Bauntung Banjarbaru Stabil, Pedagang Sebut Tidak Terdampak Kenaikan BBM

di Pasar Bauntung Banjarbaru, harga minyak goreng dan gula curah, bawang merah dan putih hingga cabai masih terpantau stabil.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
satu di antara pedagang sembako di Pasar Bauntung Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sejak awal September lalu tidak begitu berdampak, terhadap harga bahan pokok di Kota Banjarbaru.

Seperti halnya di Pasar Bauntung Banjarbaru, terpantau Senin (26/9/2022), harga minyak goreng dan gula curah, bawang merah dan putih hingga cabai masih terpantau stabil.

Minyak goreng dan gula curah masih dijual dengan harga Rp 14 Ribu per liter, bawang merah Rp 30 sampai 35 Ribu per Kg, dan bawang putih Rp 28 Ribu per Kg.

"Gula pasir, minyak goreng, bawang merah dan putih, dan yang lainnya masih tetap normal, tidak ada kenaikan," ungkap Nisa, pedagang sembako di Pasar Bauntung Banjarbaru.

Baca juga: Ratusan Santri Antusias Ikuti Lomba Anak Sholeh di Masjid Miftahul Ihsan Landasan Ulin Banjarbaru

Baca juga: Pertigaan Jalan RO Ulin Kota Banjarbaru Kerap Terdampak Banjir, Ternyata Ini Penyebabnya

Hal serupa juga diungkapkan pedagang sembako lainnya, menurut mereka kenaikan BBM tidak terlalu berdampak terhadap harga sembako.

"Cabai rawit masih Rp 80 Ribu per Kg jadi enggak ada berdampak BBM naik, bahkan sekarang harga cabai merah turun jadi Rp 50 Ribu sebelumnya Rp 80 Ribu," kata Fitriyadi,

Meski demikian kenaikan harga terjadi pada komoditas beras, seperti jenis Mayang, Unus, Mutiara dan Jambun.

"Rata-rata harga beras naik Rp 1 Ribu, khusus beras jenis Jambun harganya naik Rp 2 Ribu per liter," ucap Fitri.

( Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved