Ekonomi dan Bisnis

Kenaikan Harga BBM Mulai Berimbas ke Harga Telur Ayam di Pasaran Banjarmasin

Harga telur ayam paling tinggi di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin mencapai Rp 34 ribu per kilogram, terjadi kenaikan pasca kenaikan harga BBM.

Penulis: Noorhidayat | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOORHIDAYAT
Penjual menata telur ayam di lapaknya di Jalan Kuin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (24/9/2022). Terjadi kenaikan harga telur sebagai imbas dari kenaikan harga BBM. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harga telur ayam di beberapa pasar tradisional di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), masih belum merata.

Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Senin (26/9/2022), harga telur ayam paling tinggi di Pasar Sentra Antasari mencapai Rp 34 ribu per kilogram.

Sedangkan di Pasar Lama Banjarmasin Rp 29 ribu per kilogram dan di Pasar Teluk Dalam Rp 28 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Banjarmasin, Rakhman Norrahim menyampaikan, sebelumnya harga ayam di kisaran harga Rp 23 ribu perkilogram.

Baca juga: Pentingnya Literasi Keuangan dan Inovasi Agar UMKM Selalu Eksis

Baca juga: Memasuki Bulan Maulid, Harga Daging Ayam di Banjarmasin Mulai Naik

"Dari Rp 23 ribu naik menjadi Rp 29 ribu sampai Rp 30 ribu," ucapnya.

Menurutnya, kenaikan harga telur ayam ini, juga dipengaruhi oleh kenaikan harga BBM.

Suplai telur ayam untuk di Banjarmasin tidak hanya dari daerah di Provinsi Kalsel tapi juga dari daerah Jawa. Berakibat, biaya transportasi yang meningkat membuat harga telur ayam juga ikut naik.

"Telur lokal tidak mencukupi untuk keperluan di Banjarmasin, telur kita tergantung pasokan dari Jawa, Blitar penghasil telur," jelasnya.

Baca juga: VIDEO Wisata Banjarmasin - Ini Tarif Naik Perahu Banjarmasin Bungas dari Siring Menara Pandang

Baca juga: Manfaatkan Kotoran Kelalawar untuk Pupuk Pertanian, Warga Pasting HST Berburu ke Gua Berangin

Seorang pedagang telur partaian di Jalan Kuin Selatan menyampaikan hal serupa kepada Banjarmasinpost.co.id,

 "Iya, sama juga harga per kilogramnya, sekitar Rp 28 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram. jika dijual secara eceran. Kalau saya jual partaian, per kilogramnya Rp 25 ribu saja, namun dalam jumlah yang banyak," ," beber Sumi.

(Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved