Berita Tanahbumbu

Ribuan Daerah Ajukan Pemekaran Desa, Hanya 3 yang Disetujui Termasuk di Kabupaten Tanah Bumbu

DPRD Kabupaten Tanbu setujui perda pemekaran 8 desa yang terdapat di tiga kecamatan dan selanjutnya diajukan ke Kemendagri supaya mendapat nomor kode.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MAN HIDAYAT
Bupati dan pimpinan dewan tandatangani dokumen Perda Desa di Gedung DPRD Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (26/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Setelah diresmikan sebagai Desa Persiapan yang telah dimekarkan dari desa induk, kini 8 desa di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), akhirnya diparipurnakan di DPRD setempat untuk jadi desa difinitif. 

Sidang paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanbu, Said Ismail Kholil Alaydrus, didampingi ketua dewan, H Supiansyah. dan wakilnya, Agoes Rahmady. Sedangkan dari pemkab dihadiri Bupati Tanbu Zairullah Azhar

Dari paripurna itu, semua fraksi menyetujui pemekeran 8 desa menuju desa definitif sebagai desa di Kabupaten Tanahbumbu. 

Rinciannya, Desa Karang Nunggal Kecamatan Karang Bintang. Kemudian, Desa Hidayah Makmur, Desa Plajau Mulia, Desa Kupang Berkah Jaya di Kecamatan Simpangempat.

Selanjutnya, Desa Sido Rejo, Desa Beruntung Raya, Desa Barakat Mufakat, Desa Makmur Jaya di Kecamatan Satui..

Baca juga: Curi Handphone Dua Temannya, Pemuda Balangan Diamankan Satreskrim Polres Tabalong

Baca juga: Viral Video Dugaan Penjambretan di Banjarmasin, Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan

Bupati Tanbu Zairullah Azhar merasa sangat bersyukur karena upaya pemekaran desa bisa lolos di Kemendagri. Padahal, terdapat  ribuan desa yang mengusulkan, namun hanya 3 kabupaten yang diterima dan ini termasuk Kabupaten Tanah Bumbu.

Menurutnya, ini adalah hidayah dan pertolongan Allah, sehingga keinginan masyarakat di Bumi Bersujud bisa lolos menjadi desa definitif. 

"Bisa dibayangkan, dari sekitar 3.500 yang mengajukan pemekaran desa, hanya tiga kabupaten saja yang disetujui, yaitu di Papua Kabupaten Asmat, Jambi dan Kalsel di Kabupaten Tanah Bumbu," urainya, Senin (26/9/2022).

Menurutnya, ini adalah sebuah hadiah yang patut disyukuri bersama agar pelayanan bisa lebih maksimal. Ini juga berkat kerjasama semua dan pertolongan Allah. 

Setelah ini, desa yang terbentuk nanti sudah punya anggaran sendiri meski masih belum bisa maksimal. Namun setidaknya, bisa menjalankan roda pemerintahan di desanya masing-masing. "Ekonomi dan pembangunan bisa lebih cepat lagi dan maksimal, " katanya. 

Baca juga: Sungai Balangan Meluap, Jalan Banjang Kabupaten HSU Kalsel Tergenang

Baca juga: Gencarnya Vaksinasi di Kalsel Terkendala Stok Vaksin Covid-19 yangl Menipis

Kepala Dinas PMD Kabupaten Tanbu, Samsir, setelah perda pemekaran desa disahkan, mengaku merasa bersyukur setelah perjuangannya bersama teman-teman dan Bupati bisa berhasil. 

"Kami sangat bersyukur karena desa ini bisa terbentuk. Setelah ini, saya akan berangkat ke Kemendagri untuk mengambil kode desa, " pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved