Gubernur Papua Terjerat Korupsi

Tokoh Papua Kecam Lukas Enembe Suka Berjudi, Jones Wenda : Korupsi Kejahatan Luar Biasa

Mengecam keras aksi Gubernur Papua Lukas Enembe yang suka berjudi dilakukan tokoh masyarakat Papua.

Editor: M.Risman Noor
capture video
video Respons Pengacara Lukas Enembe soal Dugaan Aliran Dana Rp 560 M ke Kasino Judi: Dia kan Orang Kaya 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mengecam keras aksi Gubernur Papua Lukas Enembe yang suka berjudi dilakukan tokoh masyarakat Papua.

Gubernur Papua Lukas Enembe kini menjadi tersangka kasus korupsi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan.

Alasan kesehatan diungkapkan pengacara Lukas Enembe sehingga tidak bisa memenuhi panggilan KPK.

Baca juga: Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Jawa Tengah, Pengirim Paket Ditangkap Polisi

Baca juga: NEWS UPDATE Mahfud MD Marah, Dana Otsus Papua Tak Sampai ke Rakyat

Sejumlah tokoh masyarakat Papua kini ramai-ramai mengecam tindakan Lukas Enembe yang gemar bermain judi di kasino.

Salah satu tokoh yang mengecam Gubernur Papua itu adalah Jones Wenda, Sekretaris Umum Sinode Kingmi Papua.

Menurut Jones, judi adalah penyakit sosial yang tidak patut dilakukan oleh pemimpin daerah. Seharusnya, Lukas Enembe tidak melakukan hal tersebut dan menjadi teladan bagi masyarakat Papua.

"Kami dari tokoh gereja sudah beberapa kali berbicara soal judi ke publik, kami sampaikan bahwa pejabat di Papua ini tidak boleh main judi karena dia seharusnya sebagai teladan," kata Jones dikutip dari Kompas.com, Minggu (25/9/2022).

"Kalau masyarakat melihat pemimpin melakukan hal yang tidak benar, masyarakat bisa ikut, apalagi dia seorang gubernur," imbuhnya.

Lebih lanjut, Jones juga berharap masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi dengan oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

Dia meminta warga Papua untuk melihat kasus Lukas Enembe yang ditangani oleh KPK ini sebagai sebuah proses hukum yang masih harus dibuktikan.

"Masyarakat kami imbau untuk tidak mudah terprovokasi dan sama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan," imbuhnya.

Kecaman juga datang dari Ketua Cendekiawan Papua Paul Ohe yang mengatakan bahwa korupsi merupakan tindakan kejahatan luar biasa yang dilakukan oleh kelompok tertentu.

Maka dari itu, dia dengan tegas menyatakan dukungannya dalam pemberantasan korupsi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved