Paralayang dan Gantole di Tahura

Wisata Kalsel : Paralayang Hadir di Tahura, Kadishut Optimis Dongkrak Pendapatan Daerah

Dishut Kalsel optimis hadirnya paralayang dan gantole di Tahura Sultan Adam bakal menambah pendapatan asli daerah

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Humas Dishut Kalsel untuk BPost
Wisata paralayang di Tahura Sultan Adam Mandiangin, Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sejak resmi dibuka, banyak masyarakat di Kalsel penasaran untuk menjajal langsung wisata Paralayang di Spot Wisata Kalsel Tahura Sultan Adam Mandiangin.

Hadirnya Dirgan Tahura spot wisata udara di Tahura Sultan Adam pun diyakini bakal menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dikelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dibawah naungan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan. 

Kepala Dinas Kehutanan Prov Kalsel, Fatimatuzzahra, atau Aya sapaan karibnya, menyebut, pendapatan dari wisata Tahura Sultan Adam tahun ini sudah mencapai Rp 2,9 miliar dari target Rp 3 miliar.

"Apalagi dengan adanya tambahan spot wisata udara paralayang dan gantole ini, maka kami optimis kujungan akan meningkat dan PAD  bisa melebihi target.

"Insyaallah, lebih dari target," katanya.

Baca juga: Wisata Kalsel : Serunya Paralayang dan Gantole di Tahura, Terbang dari Ketinggian 425 MDPL

Baca juga: Wisata Kalsel : Masih Promo, Segini Tarif Terbang Paralayang di Puncak Bukit Tahura Mandiangin

Bahkan, kedepan dengan adanya paralayang di Tahura ini, maka pihaknya mentargetkan PAD dari Tahura di tahun 2023 ditingkatkan sampai Rp 5 miliar hingga menuju Rp 10 miliar.

"Semoga dan insyaallah bisa tercapai, dan syukur-syukur bisa lebih dari target," ujarnya.

Sekilas informasi, selain wisata paralayang dan gantole ini, juga ada spot wisata kolam belanda, benteng belanda, bukit tirai hujan, air terjun, camping di puncak, villa penginapan /pesanggaran, dan juga ada wistaa bukit batu. 

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor mengatakan pariwisata di Banua memang terus ditingkatkan demi pendapatan daerah.

Menurutnya, perekonomian strategis di Kalsel adalah batu bara. Namun  batu bara merupakan sumber daya alam tak terbarukan.

Dari itu, pria yang akrab disapa Paman Birin ini menginginkan transformasi sumber daya alam dari tak terbarukan ke terbarukan.

"Batu bara ini bisa habis kalau terus dikeruk, maka dari itu kita tingkatkan pendapatan dari sektor yang terbarukan, yakni pariwisata," papar Paman Birin.

Baca juga: Wisata Kalsel :  Menuju Bukit Papake Kotabaru Bisa Jalan Kaki, Serunya Paralayang dari Puncak

Dirinya menyebut, jika tamu datang ke Kalimantan Selatan dan mau ke puncak, maka Banua punya Tahura Sultan Adam, di Mandiangin.

Menurutnya, masyarakat Kalsel dapat bangga dengan mempunyai pariwisata Tahura Sultan Adam mandiangin. 

Paman bilang, Tahura Sultan Adam ini mempunyai berbagai pariwisata yang ada di dalamnya, seperti yang baru diresmikan yakni paralayang dan gantole, serta pemandangan yang sangat indah. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis huda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved