Gubernur Papua Terjerat Korupsi

KPK Ancam Pidanakan Pengacara Lukas Enembe, Ali Fikri : Kuasa Hukum Harusnya Bantu Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingatkan pengacara Lukas Enembe. Bukan tidak mungkin bisa dipidana bila menghalangi penyidikan.

Editor: M.Risman Noor
capture video
video Respons Pengacara Lukas Enembe soal Dugaan Aliran Dana Rp 560 M ke Kasino Judi: Dia kan Orang Kaya.Lukas Enembe kembali tak penuhi panggilan kedua dari KPK. 

BANJARMASINPOST.CO.ID  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingatkan pengacara Lukas Enembe. Bukan tidak mungkin bisa dipidana bila menghalangi penyidikan.

Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengingatkan seharusnya pengacara gubernur Papua, Lukas Enembe membantu proses penyidikan sehingga efektif dan efisien.

Tak dibantah Ali Fikri, kuasa hukum Lukas Enembe memang ada memberikan pemberitahuan tak bisa hadir dengan alasan sakit.

Namun, tak ada bukti sahih dari pihak medis maupun dokter menyatakan kondisi sebenarnya.

Ali Fikri mengingatkan KPK pernah berurusan dengan tersangka yang menggunakan alasan sakit untuk menghindari pemeriksaan.

Baca juga: Kebakaran di Linuh Kabupaten Tapin Kalsel Akhirnya Berhasil Dipadamkan Petugas Gabungan

Baca juga: VIDEO HEBOH BANGET Surya Manurung TikToker yang Idap Kelainan Genetik Menikah Gadis Cantik

“KPK pun tidak segan untuk mengenakan pasal Pasal 221 KUHP ataupun Pasal 21 UU Nomor 31 Tahun 1999 kepada para pihak yang diduga menghalang-halangi suatu proses hukum,” kata Ali dalam pesan tertulisnya kepada wartawan, Senin (26/9/2022).

Menurut dia, kuasa hukum Lukas semestinya membantu proses penyidikan dugaan gratifikasi ini sehingga menjadi efektif dan efisien.

Namun, kata dia, kuasa hukum Lukas justru melontarkan pernyataan yang tidak didukung fakta di ruang publik.

“Bisa masuk dalam kriteria menghambat atau merintangi proses penyidikan yang KPK tengah lakukan,” tutur Ali.

KPK juga menyayangkan sikap Lukas yang hari ini kembali tidak memenuhi panggilan tim penyidik.

Ali mengaku pihaknya memang telah mendapatkan pemberitahuan dari pihak kuasa hukum Lukas bahwa klien mereka sakit. Namun, menurutnya, informasi tersebut masih diragukan.

“Sampai dengan hari ini KPK belum mendapatkan informasi yang sahih dari pihak dokter ataupun tenaga medis yang menerangkan kondisi saudara Lukas Enembe dimaksud,” ujarnya.

Sebelumnya, Lukas Enembe kembali tidak memenuhi panggilan KPK.

Kesehatan Gubernur Papua, Lukas Enembe, dikabarkan bermasalah sehingga tidak bisa memenuhi panggilan pemeriksaan dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kesehatan Gubernur Papua, Lukas Enembe, dikabarkan bermasalah sehingga tidak bisa memenuhi panggilan pemeriksaan dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Capture Youtube BPost)

Hari ini merupakan panggilan yang kedua. Pada 12 September lalu, Lukas juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polda Papua. Namun dia absen.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved