Berita Tanahlaut

Pendaftar Calon Panwascam di Tanahlaut Dominan Jalur Offline, Dua Kecamatan Nihil Perempuan

Hingga pagi ini jumlah pendaftar yang telah masuk pada Kelompok Kerja (Pokja) Pembentukan Panwascam Tala sebanyak 91 orang.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Ketua Pokja Pembentukan Panwascam Marsudi memantau pendaftaran di kantor Bawaslu Tala, Senin (26_9)., 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Rekrutmen calon anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan atau Panwascam di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), berakhir Selasa (26/9/20222) hari ini.

Hingga pagi ini jumlah pendaftar yang telah masuk pada Kelompok Kerja (Pokja) Pembentukan Panwascam Tala sebanyak 91 orang.

Tercatat ada tambahan 27 orang pada Senin kemarin.

Ketua Pokja Pembentukan Panwascam yang juga komisioner Bawaslu Tala Marsudi menuturkan sebagian besar pendaftar melakukan pendaftaran secara offline atau datang langsung ke kantor Bawaslu Tala di ruko di kawasan Jalan A Syairani, Pelaihari.

Baca juga: Pendaftar Panwascam Terbanyak kedua Se-Kalsel, Bawaslu Batola Sebut Peluang Besar Perempuan

Baca juga: Termotivasi Cegah Money Politik, Agus Daftarkan Diri Jadi Panwascam di Bawaslu Balangan

Padahal pihaknya juga menyediakan alternatif pendaftaran secara daring atau online guna memudahkan masyarakat Tala yang berminat menjadi calon anggota panwascam.

Selain itu berkas persyaratan juga dapat dikirimkan melalui kantor pos.

Marsudi menyebutkan pendaftaran secara online hanya 12 orang hingga Senin pagi.

Selebihnya, 78 orang mendaftar secara offline, dan satu orang mengirim berkas via pos.

Hingga Senin sore pukul 17.00 Wita dikatakannya terdapat tambahan 27 orang pendafar.

Dua kecamatan masih nihil pendaftar perempuan yakni Kecamatan Batibati dan Kurau.

Hampir seluruh kecamatan, mayoritas pendaftar adalah laki-laki.

Tapi ada satu kecamatan yang justru perempuan mendominasi pendaftar yakni Kecamatan Bajuin.

Di kecamatan pemekaran dari Kecamatan Pelaihari, jumlah pendaftar sepuluh orang.
Tujuh orang di antaranya adalah perempuan.

Sesuai ketentuan, sebut Marsudi, kuota perempuan 30 persen mesti terpenuhi.

Baca juga: Vaksinasi Booster Kedua di Kabupaten Tanahlaut Salip Tahap Pertama, Cakupan Lansia Masih Rendah

Baca juga: Kebakaran Mengenai Bangunan Sarang Burung Walet di Linuh Kabupaten Tapin Kalsel

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved