Berita HSU

Sempat Lambat Tanam, Petani Kabupaten HSU Berharap Selesai Panen Sebelum Penghujan

Sebagian petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara mulai panen, lainnya belum karena lambat tanam akibat air rawa-rawa untuk lahan pertanian lambat surut.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Petani melihat sawah padinya di Desa Teluk Betung, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (27/9/2022). 

BANJARMASINSPOST.CO.ID, AMUNTAI - Sebagian petani Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sudah mulai panen, untuk wilayah waton 1 yang masa tanamnya mulai April. Sebab, lahan pertaniannya lebih dulu kering.

Penuturan Rusli, warga Desa Teluk Betung, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten HSU, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), terdapat tiga kali tanam.

Meskipun, seluruhnya terjadi keterlambatan tanam karena air yang lama sekali surut di lahan pertanian.

Diketahui, untuk di Kabupaten HSU, lahan pertanian merupakan lahan rawa-rawa yang menunggu surut saat ingin ditanami padi.

Baca juga: Bangunan Ambruk, Kerugian Toko Bangunan di Pasar Lima Banjarmasin Rp 100 Juta

Baca juga: Update Longsor Tambang Emas Kotabaru Kalsel, 6 Penambang Ditemukan Meninggal, 4 dalam Pencarian

Baca juga: Tak Kooperatif, Penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel Kejar Terduga Perekam Video Asusila Sesama Jenis

Dilanjutkan Rusli, musim tanam dilakukan sejak April pada waton 1. Namun jedanya untuk Waton 2 cukup lama. Bahkan benih sempat terlalu lama disemai yang juga cukup merusak kualitas bibit padi.

Biasanya, dalam satu borongan atau satu petak lahan pertanian bisa menghasilkan 10 hingga 15 blek takaran sekitar 5 liter. Namun sepertinya tahun ini kurang karena tidak banyak anakan padi yang tumbuh.

"Saat menanam padi itu sebenarnya harus benar benar kering pada satu setengah bulan pertaman agar banyak tumbuh anakan padinya namun saat ini sering terendam air sehingga pertumbuhan padi juga berkurang," ujarnya.

Untuk waton 2 masih memerlukan dua bulan lagi untuk bisa dipanen. Berharap bisa selesai dipanen sebelum penghujan datang.

Baca juga: Calon Jemaah Umrah Kalsel Terpaksa Keluar Daerah Demi Dapat Vaksin Meningitis

Baca juga: Bakal Kirim Surat ke Dishub Kalsel, DPC Organda Banjarbaru Minta Halte di Trayek ini Ditiadakan

Baca juga: Ini Rincian Jenis Komputer dan LCD Milik SMPN 2 Jorong Kabupaten Tanahlaut yang Digasak Pencuri

Untuk waton 3, bahkan baru saja baru ditanami karena air baru saja mulai surut.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved