Wabah Corona

Data Sebaran Kasus Covid-19 Nasional 28 September 2022, Hari Ini Bertambah 1.915 Kasus

Data sebaran kasus baru Covid-19 nasional Rabu 28 September 2022. Hari ini bertambah 1.915 kasus baru.

Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id/milna sari
pelajar divaksin Booster di SMAN 2 Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Data sebaran kasus baru Covid-19 nasional Rabu 28 September 2022. Hari ini bertambah 1.915 kasus baru.

Peningkatan kasus harian memang mengalami penurunan dibanding sehari sebelumnya Selasa 27 September 2022 mencapai 1.976 kasus baru.

Pemerintah RI belum mencabut status pandemi di tanah air. 

Kini total kasus terkonfirmasi virus corona di Indonesia mencapai 6.427.764 kasus.

Kabar baiknya, untuk kasus sembuh dari Covid-19 di Indonesia bertambah 1.884 orang.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 di situs resminya, total pasien sembuh dari Covid-19 pun berjumlah 6.250.503 orang.

Baca juga: Lebih Setahun Buron, Tersangka Pencurian di Kantor PMI Tapin Diringkus Polisi

Baca juga: Longsor Tambang Emas Kotabaru, BPBD Kalsel dan BNPB Bersiap Terjunkan Personel 

Sementara itu, untuk kasus meninggal akibat Covid-19 hari ini sebanyak 19 orang.

Total kasus pasien meninggal virus Corona sebanyak 158.076 jiwa.

Adapun untuk kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 19.185 kasus pada Rabu (28/9/2022).

Diberitakan Tribunnews.com, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 dengan mengikutsertakan warga negara asing (WNA).

Penyuluhan tentang Vaksinasi COVID-19 oleh dr. Astarini Hidayah, Sp.A di Wilayah kerja Puskesmas Pemurus Dalam
Penyuluhan tentang Vaksinasi COVID-19 oleh dr. Astarini Hidayah, Sp.A di Wilayah kerja Puskesmas Pemurus Dalam (FK ULM)

Hal tersebut, tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/1368/2022 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Warga Negara Asing.

Perluas cakupan vaksinasi Covid-19 ini sebagai upaya perlindungan masyarakat dari tertular Covid-19, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19.

Selain itu, juga sebagai upaya untuk pemulihan ekonomi dan pariwisata baik di tingkat nasional maupun pusat.

''Sebagai salah satu upaya kami untuk memastikan WNA yang tinggal atau menetap sementara dan permanen mendapatkan kemudahan akses vaksinasi, sekaligus juga untuk mencegah kemungkinan penularan,'' kata Juru Bicara Kemenkes dr. Mohammad Syahril, Selasa (27/9) di Jakarta.

Baca juga: Sering Kebanjiran, Warga Desa Perumahan Kabupaten HST Kesulitan Bertani 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved